Tak Terselami Pancaran Air Hidup 4 Agustus 2021

4 August 2021

Bacaan : Yesaya 55 : 1 – 9 | Pujian : KJ. 269
Nats:
“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.” (Ayat 8).

Lima tahun lagi suami saya akan pensiun. Selama ini, kami tidak pernah memikirkan tentang tinggal setelah pensiun. Saya meyakini bahwa Tuhan pasti yang mengatur segalanya. Ada 2 peristiwa yang terjadi baru-baru ini yang membuat kami berubah pikiran. Mau tidak mau, saya dan suami mulai memikirkan tempat tinggal, dimana kami akan menetap setelah pensiun. Memang masih 5 tahun lagi, tetapi waktu berlalu sangat cepat, oleh sebab itu kami mulai dengan sungguh-sungguh untuk memikirkannya. Di satu sisi, saya yakin bahwa Tuhan pasti menyediakan tempat untuk kami. Tetapi di sisi lain, saya menyadari bahwa Tuhan memberi kemampuan untuk berpikir dan merencanakan, sehingga saya dan suami mulai mengandalkan kemampuan berpikir kami untuk menata dan merancang apa yang akan kami lakukan selama 5 tahun ke depan menuju pensiun.

Perikop Yesaya 55:1-9 berisikan tentang nubuat keselamatan bagi Israel. Yesaya menyerukan agar bangsa Israel senantiasa mencari dan berseru kepada TUHAN dalam segala kesesakan mereka. Yesaya juga menyerukan agar bangsa Israel bertobat, meninggalkan jalan dan rancangan mereka yang jahat, kembali kepada jalan dan rancangan TUHAN. Sebab dengan bertobat maka bangsa Israel akan menerima pengampunan dari TUHAN. Demikian pula jika bangsa Israel berjalan dalam jalan dan rancangan TUHAN mereka akan mendapatkan keselamatan dan damai sejahtera.

Bacaan hari ini, kembali mengingatkan kita untuk menyelaraskan rancangan kita dengan rancangan Tuhan. Kita diingatkan untuk menyadari bahwa ada jarak yang tak terjembatani antara rancangan Tuhan dan rancangan manusia. Meskipun demikian, Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya tersesat dan berjalan sendhiri. Tuhan juga tidak akan marah jika kita mencoba mereka-reka apa yang harus kita persiapkan dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, marilah kita menjalani langkah-langkah kehidupan bersama TUHAN di sisi kita. Sadarilah hidup kita hanya ada dalam rancangan Tuhan, maka teruslah berjalanlah bersama TUHAN. Sebab kasih-Nya yang tak terselami sungguh dinyatakan bagi kita yang percaya. (pipin).

 “Tak seorangpun tahu apa yang terjadi di masa depan. Itu misteri Ilahi.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak