Tahun Gerajawi: Bulan Pembangunan GKJW
Tema: Gereja
Bacaan Alkitab: Kolose1:7-23
Ayat Hafalan: 2 Korintus 3:3
Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia
Lagu Tema: K–A–S–I–H
Penjelasan Teks1
Kolose adalah salah satu daerah yang termasuk dalam wilayah Frigia, provinsi Romawi di Asia Kecil, sekarang masuk ke daerah Turki. Beratus tahun sebelum zaman rasul Paulus, Kolose adalah sebuah kota utama di Asia Kecil yang terletak di sungai Lycus dan berada dalam rute perdagangan besar timur-barat dari Efesus di laut Aegean dan sungai Efrat. Pada abad pertama, Kolose mengalami penurunan menjadi kota pemasaran tingkat dua, yang jauh melebihi kota-kota tetangganya yaitu Laokidia dan Hierapolis (Kolose 4:3).
Paulus sebenarnya tidak menginjili atau mengajar secara langsung jemaat di Kolose karena dalam surat ini rasul Paulus mengatakan bahwa jemaat Kolose tidak mengenal dia secara pribadi (Kolose 2:1). Jemaat Kolose diinjili dan diajar oleh Epafras (Kolose 1:7), yang kemungkinan besar adalah hasil didikan Paulus selama pelayanannya di Efesus (Kisah Para Rasul 19:10). Kemungkinan juga sebagian jemaat di Kolose adalah jemaat yang bertobat pada hari Pentakosta ketika Petrus berkhotbah karena pada saat itu banyak orang yang datang dari berbagai daerah termasuk Frigia (Kisah Para Rasul 2:10).
Epafraslah yang kemudian mengunjungi Paulus di dalam penjara Roma serta menceritakan tentang keadaan jemaat di Kolose, saat menulis surat ini Epafras masih bersama rasul Paulus karena rasul menyampaikan salam dari Epafras kepada jemaat. Surat ini sendiri dibawa oleh Tikhikus seperti beberapa surat Paulus lainnya (Efesus, Titus) serta Onesimus, budak Filemon yang kabur namun kemudian bertobat di bawah bimbingan rasul Paulus (Filemon 1:10). Kedua orang inilah yang dikirimkan rasul Paulus untuk mengunjungi jemaat di Kolose sambil membawa surat itu (Kolose 4: 1-9).
Pada masa ini ada ajaran-ajaran sesat yang sedang berkembang di jemaat Kolose. Itulah mungkin sebabnya mengapa Epafras mengunjungi rasul Paulus dan meminta rasul Paulus menulis surat kepada jemaat. Secara explisit Paulus tidak menjelaskan apa ajaran sesat yang dimaksudnya dalam surat ini, tapi dalam surat ini Paulus meminta jemaat Kolose agar berhati-hati terhadap:
- Ajaran yang menekankan seremoni-seremoni yang dengan keras mengatur tentang makanan dan minuman yang diijinkan, festival keagamaan (Kolose 2: 16-17) dan tentang sunat (Kolose 2: 11; 3:11). Ini kemungkinan besar kebudayaan yang dibawa oleh orang Yahudi.
- Peraturan-peraturan yang kelihatan penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, dengan berbagai larangannya (Kolose 2:21, 23)
- Penyembahan terhadap malaikat (Kolose 2:18)
- Penurunan terhadap keutamaan Kristus, yang mengakibatkan Paulus menekankan terhadap keutamaan Kristus ( Kolose 1:15-20; 2:2-3:9)
- Pengetahuan mengenai hal-hal rahasia (Kolose 2:18)
- Kepercayaan terhadap hikmat dan tradisi manusia (Kolose 2:4, 8)
- Pemuasan nafsu duniawi (Kolose 2:23; 3:5)
- Semua ajaran ini berkaitan dengan kebudayaan Yahudi pada satu sisi, kepercayaan awal mereka dan takhayul pada sisi yang lain.
Tujuan Penulisan:
Adapun tujuan penulisan surat ini oleh rasul Paulus adalah:
- Paulus ingin membuktikan bahwa ajaran-ajaran sesat tersebut salah. Untuk mencapai tujuan ini, Paulus mengagungkan Kristus sebagai gambar Allah yang sulung dan paling utama (Kolose 1:15), pencipta (Kolose 1:16), penyokong segala sesuatu sejak permulaan (Kolose 1:17), kepala gereja/jemaat (Kolose 1:18), yang pertama dibangkitkan dari orang mati (Kolose 1:18), Kepenuhan Allah (Kolose 1:19; 2:9) dan yang memperdamaikan kita dengan Allah (Kolose 1:20-21). Sehingga Kristus sendiri sudah cukup karena dalam Dia kita dipenuhkan. Sedangkan ajaran-ajaran sesat tersebut tidak cukup, karena itu adalah hal itu adalah filsafat yang kosong dan palsu (Kolose 2:8), serta tidak dapat memperbaiki sifat manusia berdosa (Kolose 2:23).
- Meminta jemaat meninggalkan segala keinginan duniawi yang merusak (Kolose 2:23; 3:5)
- Meminta jemaat untuk saling menghormati sebagai sesama orang percaya (Kolose 3:18-4:1)
Pada bagian bacaan kita, Paulus memberikan pujian kepada jemaat di Kolose tentang keadaan iman mereka. Paulus mendengarnya dari Efapras; Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh ( ay 8). Tentunya ini adalah sesuatu yang baik bahwa dari jarak yang cukup jauh Paulus bisa mendengar sesuatu yang baik dari sebuah jemaat. Tentu saja jemaat ini tidak boleh berpuas diri dengan pujian itu. Maka dari itu Paulus juga menyampaikan bahwa ia mendoakan agar jemaat Kolose memiliki kedewasaan iman seperti dalam ayat 9-12:
Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak t Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.
Sebuah pujian yang diberikan disertai dengan doa supaya keadaan jemaat Kolose tetap baik di tengah persoalan ajaran-ajaran sesat yang sedang menerpa mereka adalah sesuatu yang akan menguatkan jemaat Kolose.
Saudara-Saudara tentunya juga pernah mendapatkan pujian bukan? Bagaimana rasanya? Wah pasti menyenangkan ya. Jika jemaat Kolose dikenal katrena kasihnya, lalu kita dikenal karena apa ya ? mungkin karena suara yang merdu, pandai dalam mengajar sekolah Minggu atau kreatif dalam membuat alat peraga dll. Dipuji pasti sangat menyenangkan. Jangan sampai kita terlena dalam pujian, sebab pujian itu juga mengandung konsekuensi agar kita meneliti diri sendiri dan mawas diri agar kita benar-benar menjadi orang yang baik. Demikian juga jika pelayanan dan jemaat kita dipuji maka kita juga tidak boleh terlena, karena pujian itu mengandung instropeksi diri dan kemamuan untuk terus meningkatkan pelayanan.
GKJW juga sedang masuk dalam bulan pembangunan GKJW. Pada bulan Agustus ini GKJW sedang berulang tahun. Ini adalah masa bagi kita semua untuk instropeksi diri agar kita bisa makin meningkatkan pelayanan GKJW kepada anak-anak di GKJW sehingga nama Tuhan sungguh dimuliakan melalui pelayanan yang baik kepada anak-anak. Jika para pamong hidup setia kepada Tuhan Yesus, hidup seturut dengan ajaran Tuhan Yesus dan selalu terbuka untuk belajar dan memperbaharui diri seperti harapan dan doa Paulus untuk Kolose maka anak-anak akan dapat terlayani dengan baik. Anak-anak juga akan meneladani para pamong yang baik sehingga mendapatkan pola atau gambaran yang baik untuk menuntun kehidupannya. Karena kita ini adalah surat Kristus yang akan dibaca oleh banyak orang (2 Korintus 3:3) maka adalah tanggung jawab kita bersama supaya bertumbuh menjadi gereja dan pribadi yang memuliakan Tuhan. Sebagai gereja dan pribadi kita akan bertumbuh jika kita dipimpin oleh Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus adalah yang berkuasa membangun gereja dan diri kita oleh karena Roh Kudus beserta dengan kita.
TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA
Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali pujian Paulus kepada jemaat Kolose.
Alat Peraga: Tulisan KOLOSE dan KASIH di kertas. Ditulis sangat besar sehingga dapat dibaca oleh anak-anak
Pendahuluan:
Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabarnya hari ini ?
Hari ini kita akan bersama-sama berkunjung ke sebuah kota namanya kota KOLOSE, sekali lagi ya KOLOSE. Beginilah tulisannya (mengeluarkan tulisan KOLOSE ditunjukkan kepada anak-anak)
Inti Penyampaian
Di Alkitab ada seorang Rasul yang mengirimkan surat untuk orang-orang Kristen di kota Kolose. Namanya adalah Paulus. Paulus mengirimkan surat untuk memuji, mendoakan dan mengingatkan orang Kolose. Paulus memuji bahwa orang Kolose terkenal dengan kasihnya. Karena apa ? KASIH ya KASIH. Orang Kolose terkenal dengan kasihnya. Wah luar biasa ya. Tadi orang Kolose terkenal dengan apa? KASIH ya benar dengan kasihnya.
Penerapan
Orang Kolose terkenal dengan kasihnya, apa ya ciri-ciri orang yang punya kasih?
Benar, sayang orang tua, saudara, teman-teman. Kalau bermain dengan teman-teman rukun dan saling berbagi mainan. Bermain dengan semua teman dengan gembira. Menolong teman-teman, misalnya temannya tidak bisa memakai sepatu sendiri dibantu memakai sepatu. Temannya merapikan mainan dibantu untuk merapikan. Wah anak-anak hebat ya, saling mengasihi
Aktivitas: Membuat gantungan pintu hati dengan tulisan “ kasih”
Bahan :
- Gelas plastik bekas air mineral, karton warna warni berbentuk hati diberi tulisan kasih
- Benang jahit , tusuk gigi, lem khusus untuk plastik ( uhu, castol) dan selotip
Gelas plastik di lubangi bagian alasnya. Tusuk gigi dipotong sedikit lebih kecil dari lebar alasnya gelas. Tusuk gigi yang sudah dipotong diikat dengan benang di bagian tengahnya lalu benang dimasukkan ke lubang gelas dan ditarik sampai dengan tusuk gigi menyentuh alas gelas sehingga gelas bisa menggantung. Bagian luar gelas ditempeli dengan karton yang berbentuk hati dan diberi tulisan. Bisa ditempelkan 3 atau 2 kertas. Anak-anak bisa menambahkan hiasan lainnya seperti gliter atau diberi cat warna warni. Lalu ujung benangnya bisa ditempel di bagian atas pintu.
Lagu Tema:
K….A….S….I….H… 2x
Kasih-Kasih-Kasih 2x
Kasih….
Kasih itu sabar, tidak suka marah-marah
Sayang kepada teman seperti kasih Yesus
TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA
Tujuan: Anak dapat menceritakan kembali pujian Paulus kepada jemaat Kolose.
Alat Peraga: Peta Alkitab kota Kolose di CD aktivitas
Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabarnya hari ini ?
Hari ini kita akan bersama-sama berkunjung ke sebuah kota namanya kota KOLOSE, sekali lagi ya KOLOSE. Mari kita melihat peta kota Kolose ( ditunjukkan peta kota Kolose)
Inti Penyampaian
Di Alkitab ada seorang Rasul yang mengirimkan surat untuk orang-orang Kristen di kota Kolose. Namanya adalah Paulus. Paulus mengirimkan surat untuk memuji, mendoakan dan mengingatkan orang Kolose. Paulus memuji bahwa orang Kolose terkenal dengan Kasihnya. Karena apa? KASIH. Orang Kolose terkenal dengan kasihnya. Wah luar biasa ya. Orang Kolose terkenal karena kasihnya. Paulus mendengar berita itu dari Eprafas. Luar biasa bukan jika kalian dikenal dengan ciri yang baik. Misalnya Omel dikenal sebagai anak yang suka menolong, atau Uta dikenal karena suka tersenyum dan ramah. Pastinya tidak menyenangkan jika kita dikenal sebagai anak yang suka mencuri atau memukul teman. Nah Kolose dikenal karena kebaikannya. Bagaiman dengan kalian? Kalian dikenal karena apa ?
Penerapan
Orang Kolose terkenal dengan kasihnya, apa ya ciri-ciri orang yang punya kasih ? (biarkan anak-anak yang menjawabnya)
Benar, kasih bisa ditunjukkan dengan sayang orang tua, saudara, teman-teman. Kalau bermain dengan teman-teman rukun dan saling berbagi. Bermain dengan semua teman dengan gembira. Menolong teman-teman, misalnya temannya sedang kesulitan, kalian datang memberikan bantuan. Jika ada bencana alam, kalian menyumbangkan uang saku untuk membantu orang lain yang terkena bencana dan masih banyak hal lainnya. Di surat Paulus kepada jemaat di Korintus yang kedua, kita ini adalah surat Kristus yang akan dibaca oleh banyak orang (2 Korintus 3:3) maka adalah tanggung jawab kita bersama supaya bertumbuh menjadi gereja dan pribadi yang memuliakan Tuhan. Sebagai gereja dan pribadi kita akan bertumbuh jika kita dipimpin oleh Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus adalah yang berkuasa membangun gereja dan diri kita oleh karena Roh Kudus beserta dengan kita. Adalah tanggung jawab kita sebagai anak-anak Tuhan untuk berbuat kasih supaya nama Tuhan dimuliakan mellaui perilaku kita.
Ayat Hafalan: 2 Korintus 3:3 – “Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.“
Aktivitas:
Bahan: Kertas manila dipotong ukuran 20 x10

Pada gambar hati silahkan menuliskan nama kalian. Dan tuliskan apa yang akan kalian akukan yang menunjukkan jika kalian memiliki kasih.
Lagu Tema:
K….A….S….I….H… 2x
Kasih-Kasih-Kasih 2x
Kasih….
Kasih itu sabar, tidak suka marah-marah
Sayang kepada teman seperti kasih Yesus
TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA
Tujuan
- Anak dapat menunjukkan pujian Paulus kepada jemaat Kolose.
- Anak dapat menjelaskan bahwa gereja bertumbuh karena iman kepada Tuhan Yesus.
- Anak dapat membiasakan diri setia ke gereja karena iman kepada Tuhan Yesus.
Alat Peraga: Peta kota Kolose
Pendahuluan
Anak-anak hari ini kita akan membahas tentang jemaat Kolose. Mari kita melihat pada peta Alkitab di mana Kolose itu.
Kolose adalah kota pelabuhan dengan beragam latar belakang. Paulus mengenal jemaat Kolose dari Eprafas. Menurut kalian apa pujian Paulus pada jemaat Kolose? Betul sekali. Jemaat di Kolose dipuji karena kasihnya.
Inti Penyampaian
Anak-anak tentunya juga pernah mendapatkan pujian bukan? Bagaimana rasanya? Wah pasti menyenangkan ya. Jika jemaat Kolose dikenal karena kasihnya, lalu kita dikenal karena apa ya ? mungkin karena suaranya merdu, pandai main musik atau yang lainnya. Dipuji pasti sangat menyenangkan. Jangan sampai kita terlena dalam pujian, sebab pujian itu juga mengandung konsekuensi agar kita meneliti diri sendiri dan mawas diri agar kita benar-benar menjadi orang yang baik. Paulus selain memuji juga mendoakan agar orang Kolose untuk :
- Mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,
- Bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah
- Menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar
- Percaya kepada Tuhan Yesus.
GKJW juga sedang masuk dalam bulan pembangunan GKJW. Pada bulan Agustus ini GKJW sedang berulang tahun. Maju dan berkembangnya GKJW itu tergantung pada kita sebagai warga yang membangunnya. Jika kita sebagai warga GKJW bisa hidup beriman kepada Tuhan Yesus mengikuti ajaran-Nya yaitu hidup dalam kasih. Maka GKJW akan berkembang menjadi gereja yang menjadi berkat dalam konteks masyarakat Indonesia. Karena kita ini adalah surat Kristus yang akan dibaca oleh banyak orang (2 Korintus 3:3) maka adalah tanggung jawab kita bersama supaya bertumbuh menjadi gereja dan pribadi yang memuliakan Tuhan. Sebagai gereja dan pribadi kita akan bertumbuh jika kita dipimpin oleh Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus adalah yang berkuasa membangun gereja dan diri kita oleh karena Roh Kudus beserta dengan kita.
Penerapan
Semua itu akan bisa terjadi jika anak-anak semua menjadi warga GKJW yang setia terlibat aktif dalam kegiatan di gereja. Rajin kebaktian anak, rajin telibat aktif dalam kegiatan paduan suara anak, katekisasi dll. Tanpa anak-anak terlibat aktif dalam kegiatan di gereja maka iman kita kepada Yesus hanya akan menjadi tong kosong bunyinya. Dengan terlibat aktif dalam kegiatan gereja maka anak-anak akan mendapatkan pergaulan baik dan ajaran Kristus dapat dilakukan dengan baik contohnya adalah mengasihi dengan tindakan nyata. Semoga anak-anak semua akan terus terlibat aktif untuk membangun gereja kita tercinta GKJW ini sehingga anak-anak juga akan dikenal sebagai anak yang baik dan penuh kasih. Dengan demikian anak-anak memulikan Kristus, sebgai surat yang dibaca baik oleh orang lain.
Ayat Hafalan: 2 Koritus 3:3 – “Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.”
Aktivitas
Anak-anak dibagi beberapa kelompok dan berdiskusi tentang membuat kegiatan yang bisa membuat anak-anak madya meningkatkan kasihnya kepada sesama dan aktif ke gereja.
Lagu Tema:
K….A….S….I….H… 2x
Kasih-Kasih-Kasih 2x
Kasih….
Kasih itu sabar, tidak suka marah-marah
Sayang kepada teman seperti kasih Yesus
Untuk minggu depan:
- Anak-anak Pratama dan Madya diminta untuk melayani kebaktian Anak.
- Dibagi tugas pelayanan: membaca Alkitab, berdoa, persembahan, terima tamu, mencatat presensi, persembahan talenta yang dimiliki; seperti menyanyi, baca puisi, menari, bermain musik dll.
1 Novelly Sionita Simanjuntak, Latar Belakang Surat Kolose, 2011