Bacaan: Rut 2:1-7
Nats: “… Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini…” (Rut 2:7a)
Pagi itu ibu mengajak Deo ke sawah. “Deo, ayo ikut ibu ke sawah. Hari ini sawah kita yang di sebelah sungai sudah waktunya panen” kata Ibu. “Siap ibu, pasti asyik sekali nanti di sawah”, jawab Deo. Sesampai di sawah, Deo melihat sudah ada beberapa orang yang menyabit padi di sawah. Padi itu akan disabit lalu akan dipisahkan butir padi dan batangnya, sesudah dipisahkan maka butir padi itulah yang akan dibawa pulang ke rumah sedang batangnya biasa diminta orang untuk digunakan sebagai pakan sapi.
Dari jauh Deo melihat ada seorang ibu tua yang mendekati Ibu Deo. “Ibu bolehkah saya ikut membantu menyabit padi dari sisa padi yang belum terpotong” kata ibu tua. Ibu Deo mempersilakan ibu itu ikut menyabit padi. Ibu tua ini menyabit padi pelan-pelan dan sampai sore hari belum mendapat banyak. Saat Ibu Deo membagi hasil panen dengan orang-orang yang sudah menolongnya menyabit padi, ibu tua ini diberi lebih banyak dari apa yang seharusnya didapat. “Bukankah ibu tua itu hanya menyabit sedikit, kenapa ibu memberi padi banyak kepadanya?” tanya Deo. “Iya nak, dia membutuhkannya dan saat kita punya sudah seharusnya kita berbagi dengan orang lain yang membutuhkan” kata ibu. Deo senang sekali hari ini selain mendapatkan pengalaman panen padi, dia juga mendapatkan pengalaman berbagi kepada sesama.
Teman-teman, pernahkah kalian berbagi kepada orang yang membutuhkan? Jika pernah coba klian tuliskan!
- Berbagi kepada:
- Barang yang dibagi:
- Perasaan setelah berbagi:
- Ekspresi teman saat kita berbagi:
Doa: “Tuhan, ajar kami berbagi kepada orang yang membutuhkan. Amin.”