Bacaan : Matius 5: 13
Nats : “Kamu adalah garam dunia.” (Matius 5: 13)
Tujuan : Memberi rasa memberi manfaat.
Warnaku putih, bentukku butiran kadang halus kadang kasar, rasaku asin. Siapakah aku?
Ya, aku adalah garam. Yang paling menonjol dari diriku adalah rasaku yang asin.
Aku memiliki banyak kegunaan:
- Sebagai penyedap masakan
- Sebagai pengawet makanan
- Sebagai elektrolit
- Untuk meredakan sakit tenggorokan
- Anti peradangan, dsb.
Karena itulah aku sangat penting dan dibutuhkan. Tetapi jika kandungan asin dari diriku hilang, aku menjadi tawar dan tidak lagi berguna. Aku akan dibuang dan diinjak-injak orang.
Teman-teman, sedikit kita mengenal tentang garam. Dan Tuhan Yesus menyebut kita adalah garam dunia. Yang artinya kita diharapkan memberi rasa, kaya manfaat dan berguna bagi dunia.
Yuk kita belajar menjadi garam dunia, yaitu anak-anak Tuhan yang dimanapun kita berada memberi rasa; memberi sukacita, siap menolong, membantu orang lain, menjadi berguna dan bermanfaat bagi sesama.
Aktivitas: Pilihlah diantara sikap-sikap berikut ini. Mana yang benar & mana yang salah?
| Ramah | Congkak |
| Sombong | Menghina |
| Sopan | Patuh |
| Keras Kepala | Berbohong |
| Rajin |
Doa: “Tuhan Yesus kami ingin menjadi anak yang membawa sukacita dan berguna bagi sesama. Amin.“