Bacaan : Yohanes 1: 19-28
Nats: …. bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. (1 Korintus 15:10c).
Pernah berpikir merasa paling hebat? Kalau jawabnya iya, coba teman-teman melihat kehidupan Yohanes waktu dulu. Dia adalah orang yang terkenal, banyak orang datang dan percaya dengan ajarannya lalu minta dibaptis. Tapi saat ditanya para imam, siapa Yohanes sebenarnya, dia bilang bukan siapa-siapa. Bukan Yohanes yang layak mendapat pujian dan hormat, melainkan Yesus saja.
Memang benar kita bisa merasa hebat itu karena ada penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Yohanes atau teman-teman bukanlah siapa- siapa tanpa adanya Tuhan oleh sebab itu janganlah kita menjadi sombong jika bisa melakukan sesuatu lebih dari pada yang lain sebab apapun yang kita miliki berasal dari Tuhan dan milik Tuhan.
Aktivitas: Kalau teman-teman teliti, pasti akan tahu Benar atau Salah kalimat berikut ini:
- Dan inilah kesaksian Petrus ketika orang Yahudi dari Mesir mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia (ayat 19)
- Jawabnya: akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: luruskanlah jalan Tuhan! Seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya (ayat 23)
- Yohanes menjawab mereka, katanya: aku membabtis dengan api, tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal (ayat 26)
Doa: “Bapa, kami mudah lupa kalau semua yang hebat ini berasal dari padaMu saja, ampuni kami Tuhan. Amin”