Bacaan : Keluaran 12 : 21 – 28 | Pujian : KJ 427 : 1, 3, 4
Nats : “Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu.” [ayat 24]
“Bu, kapan ibadah Doa Anak dimulai lagi?. Liburnya kok ndak habis-habis ya?” Begitu kata seorang pamong kepada pendetanya yang melaporkan pertanyaan anak pratama yang tidak bisa dia jawab. ”Bagaimana pak pendeta, kalau anak-anak tidak segera mendapat respon maka nanti untuk memulai kembali pasti semakin sulit” begitu kalimat sambungan dari pamong tersebut.
Banyak terjadi di gereja kita, anak-anak memiliki semangat yang luar biasa untuk mengikuti setiap kegiatan di gereja, baik itu dalam beribadah maupun kegiatan lain di luar beribadahan rutin. Bahkan bisa dibilang anak-anak sangat rajin untuk mengikutinya. Kita bisa mengetahuinya melalui bagaimana antusiasnya mereka untuk datang lebih awal dari waktu yang sudah di tentukan, walau kadang kegiatannya di siang hari. Kenyataan demikian menimbulkan pemahaman bahwa anak-anak begitu menyukai hidup bersama Tuhan, senang dengan rutinitas kegiatan gereja dan akan sangat rindu jika tidak bisa melakukannya.
Pemahaman itu jugalah yang diharapkan dalam renungan kita hari ini, dimana penulis Kitab Keluaran khususnya di pasal 12 ayat 24 berpesan supaya kehidupan bersama Tuhan dihidupi selamanya. Beribadah kepada Tuhan dan mempercayai Firman-Nya harus menjadi pegangan seumur hidup, seperti ketika bangsa Israel mampu melewati pergumulan besar ketika menghadapi Mesir. Bangsa Israel bisa mendapatkan keselamatan hanya bersama dengan Allah, dan Allah meminta bangsa Israel memegang ketetapan itu selamanya, bahkan sampai kepada anak-anaknya.
Kita sebagai orang tua dan semua orang yang mencintai keluarga patut belajar dari firman ini. Dengan firman ini kita belajar untuk semakin setia pada Tuhan yang memberi keselamatan kepada kita, sehingga kehidupan kita dan keluarga kita senantiasa bersama Tuhan selamanya. [noevhi]
“Aku suka hidup bersama dengan Tuhan, bagaimana denganmu?”