Keluar dari Zona Aman, Kristus Pusat Kehidupan Renungan Harian 14 Februari 2019

14 February 2019

Bacaan : Kisah Para Rasul 13 : 26 – 34 | Pujian : KJ 179 : 1
Nats :“Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takutakan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita” [ayat 26]

Seorang Raja mendapatkan 2 ekor anak burung elang. Setelah dilatih, yang seekor dapat terbang tinggi, gagah di angkasa. Namun tidak dengan yang lain. la tidak beranjak dari pohon tempat bertenggernya. Beberapa ahli sudah didatangkan untuk melatih, tetapi burung tersebut belum juga berhasil terbang.

Kemudian ada seorang petani yang dimintai bantuan melatih burung tersebuit. Akankah berhasil? Ke esokan harinya betapa terkejutnya sang raja karena sang elang sudah bisa terbang tinggi. Dengan gembira Petani tersebut ditanya: “Apa yang kau lakukan hai Petani sehingga kau berhasil membuat burung elang itu
terbang?” Petani menjawab, “Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya”. Ternyata dahan itu yang membuatnya selama ini merasa NYAMAN sehingga malas untuk terbang.
Pada bacaan kita Paulus menyapa Orang Yahudi dengan sapaan : Keturunan Abraham. Orang yahudi mempunyai mental yang lekat kepada masa lalu, khususnya pada nama besar Abraham. Kelekatan kepada Abraham membuat mereka lupa untuk membangun diri, termasuk membangun religiusitas mereka pada kepatuhan akan hukum Tuhan. Paulus mendorong mereka beranjak maju mempercayai Kristus yang padaNya keselamatan sudah terealisasi.
Saatnya bagi kita juga untuk keluar dari zona aman dan siap mengarungi panggilan baru mewarnai dimensi hidup kita dengan Kristus sebagai pusat kehidupan.[e]

“Berpikir di luarkotak”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak