Binatang Ciptaan Tuhan Tuntunan Ibadah Remaja 12 Februari 2023

30 January 2023

Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema: Binatang

Bacaan: Maleakhi 1: 6-14
Ayat Hafalan:Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.” (Ibrani 13: 15)

Lagu:S’perti Rusa Rindu SungaiMu

Tujuan:
Remaja dapat menyebutkan binatang-binatang yang layak untuk dipersembahkan kepada Tuhan oleh bangsa Israel.
Remaja dapat menyadari bahwa binatang bisa dipakai sebagai media untuk dekat kepadaTuhan melalui merawatnya dengan baik.

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Diantara banyaknya ciptaan Tuhan, binatang merupakan ciptaan yang didesain secara sedemikian rupa untuk menunjukan kemahakuasaan-Nya. Dalam kehidupan Perjanjian Lama, binatang bahkan dipakai sebagai korban persembahan untuk membangun relasi yang lebih intim dengan Tuhan. Binatang yang dipersembahkan adalah binatang pilihan yang dikhususkan untuk memuliakan Tuhan yang Maha Agung, yaitu binatang dengan jenis dan kualitas yang baik saja yang dapat dibawa ke hadapan Tuhan. Namun pada kisah bacaan ini diperlihatkan bagaimana dengan keras nabi Tuhan yaitu Maleakhi memberikan kecaman bagi para imam bangsa Israel. Kecaman keras tersebut diberikan karena para imam negeri itu telah melakukan penghinaan kepada Tuhan dengan membawa persembahan binatang yang cacat atau sakit ke hadapan Allah, dimana hal tersebut sangat bertentangan dengan apa yang telah menjadi hukum Allah. Mereka bahkan mengira bahwa Meja Tuhan (meja yang dipakai untuk menyembelih korban persembahan) sama seperti layaknya meja biasa yang boleh dicemarkan.

Melalui cerita teguran dan kecaman keras Malekhi kepada bangsa Israel ini, kita diberikan gambaran dan pelajaran bahwa:

  1. Melalui ciptaan Tuhan yang indah seperti binatang, kita dapat membangun hubungan yang lebih intim dengan Tuhan. Dengan demikian, kita yang terpanggil sebagai umat pilihan Allah sudah seharusnya untuk memiliki kepekaan untuk merawat dan memeliharanya sebagai wujud syukur kita terhadap karya ciptaanNya yang indah.
  2. Sebagai orang percaya, tubuh dan hidup kita pun layaknya binatang korban bakaran yang seharusnya menjadi persembahan yang harum bagi Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus memberikan seluruhnya yang terbaik dalam hidup kita sebagai persembahan yang hidup yang berkenan bagi Dia dengan tidak dengan sengaja mencemarkan diri kita pada perbuatan dosa. Yaitu dengan terus berdoa dan memahami secara mendalam Firman Tuhan setiap hari, bukan ketika kita sudah lelah untuk melakukan hal lain saja.

(https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mal%201:6-8&tab=text)

Pendahuluan

  1. Ajak remaja membaca Maleakhi 1: 6-14secara bergantian.
  2. Ajak remaja bermain “tebak hewan”
    • Pamong menyiapkan gambar hewan pada kertas dengan kertas yang terdapat kepala hewan dilipat
    • Pamong menunjukan gambar badan hewan kepada remaja
    • Remaja berusaha menebak hewan apa yang dimaksudkan oleh gambar

Cerita
Sobat remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, diantara banyaknya ciptaan Tuhan, binatang merupakan ciptaan yang didesain secara sedemikian rupa untuk menunjukan kemahakuasaan-Nya. Dalam kehidupan Perjanjian Lama, binatang bahkan dipakai sebagai korban persembahan untuk membangun relasi yang lebih intim dengan Tuhan. Binatang yang dipersembahkan adalah binatang pilihan yang dikhususkan untuk memuliakan Tuhan yang Maha Agung, yaitu binatang dengan jenis dan kualitas yang baik saja yang dapat dibawa ke hadapan Tuhan. Namun pada kisah bacaan ini diperlihatkan bagaimana dengan keras nabi Tuhan yaitu Maleakhi memberikan kecaman bagi para imam bangsa Israel. Kecaman keras tersebut diberikan karena para imam negeri itu telah melakukan penghinaan kepada Tuhan dengan membawa persembahan binatang yang cacat atau sakit ke hadapan Allah, dimana hal tersebut sangat bertentangan dengan apa yang telah menjadi hukum Allah. Mereka bahkan mengira bahwa Meja Tuhan (meja yang dipakai untuk menyembelih korban persembahan) sama seperti layaknya meja biasa yang boleh dicemarkan.

Melalui cerita teguran dan kecaman keras Malekhi kepada bangsa Israel ini, kita diberikan gambaran dan pelajaran bahwa:

  1. Melalui ciptaan Tuhan yang indah seperti binatang, kita dapat membangun hubungan yang lebih intim dengan Tuhan. Dengan demikian, kita yang terpanggil sebagai umat pilihan Allah sudah seharusnya untuk memiliki kepekaan untuk merawat dan memeliharanya sebagai wujud syukur kita terhadap karya ciptaanNya yang indah.
  2. Sebagai orang percaya, tubuh dan hidup kita pun layaknya binatang korban bakaran yang seharusnya menjadi persembahan yang harum bagi Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus memberikan seluruhnya yang terbaik dalam hidup kita sebagai persembahan yang hidup yang berkenan bagi Dia dengan tidak dengan sengaja mencemarkan diri kita pada perbuatan dosa. Yaitu dengan terus berdoa dan memahami secara mendalam Firman Tuhan setiap hari, bukan ketika kita sudah lelah untuk melakukan hal lain saja.

Jadi, maukah kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai korban bakaran yang harum bagi Tuhan dengan terus merawat imanmu dalam kebenaran Firman Tuhan setiap hari?

Aktivitas
Pamong mengajak remaja untuk membuat kartu komitmen untuk merawat iman remaja dengan kebenaran Firman Tuhan, dengan cara membuat list hal-hal yang akan dilakukan selama satu minggu yang seturut dengan Firman Tuhan pada kertas yang sudah disiapkan:

AKU BERKOMITMEN UNTUK MEMBERIKAN HIDUPKU
SEBAGAI PERSEMBAHAN YANG HARUM UNTUK TUHAN DENGAN MELAKUKAN:

  1. Berkata YA jika diminta tolong orang tua
  2. ……………………………………………
  3. ……………………………………………

 


Persiapan untuk Minggu Depan:

ROLE PLAY Kisah Transfigurasi Yesus
Pamong mempersiapkan naskah sesuai dengan bacaan yaitu Matius 17:1-13.
Pamong membagi remaja dalam beberapa kelompok sesuai dengan peran tokoh-tokoh sebagai berikut: Yesus, Elia, Musa, Yohanes, Petrus dan Yakobus

Renungan Harian

Renungan Harian Anak