Tentrem Raharja Tuntunan Ibadah Remaja 11 April 2021

29 March 2021

Tahun Gerejawi : Paskah 2
Tema :
Berkat Keselamatan
Judul :
Tentrem Raharja

Bacaan Alkitab : Yohanes 20 : 19-23
Ayat Hafalan : Yohanes 14: 27a  – “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, damai sejahtera Kuberikan kepadamu;”

Lagu Tema : Kidung Ria 164 “Syalom Bagimu”

Tujuan

  • Remaja dapat menceritakan kembali kisah penampakan Tuhan Yesus.
  • Remaja dapat menyimpulkan bahwa Yesus adalah Juruselamat atau yang membawa keselamatan dan Yang Membawa Keselamatan.

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Kisah Tuhan Yesus menampakkan diri kepada para murid adalah suatu keadaan dimana Ia meyakinkan para murid untuk tidak takut dan tetap percaya bahwa Tuhan akan kembali bersama mereka. Para murid yang saat itu mengalami ketakutan yang luar biasa, kemudian memutuskan untuk berkumpul dan bersembunyi dari kumpulan orang-orang Yahudi. Mereka takut jikalau orang Yahudi mengenali mereka dan mengganggu mereka karena kepercayaannya. Ditengah ketakutan para murid, Tuhan Yesus datang menampakkan diri. Tuhan Yesus bisa melihat bahwa para murid masih ragu dengan kehadiran-Nya. Oleh karenanya, Tuhan Yesus menunjukkan semua bekas luka yang dialami pada saat proses penyaliban.

Beberapa kali Tuhan Yesus juga berkata “Damai sejahtera menyertai kamu”. Kalimat ini merupakan suatu kalimat yang menentramkan. Tidak hanya itu, Tuhan Yesus juga memberikan Roh Kudus dalam diri para murid. Dengan pemberian Roh Kudus, Tuhan Yesus memberikan murid-murid-Nya kuasa dan wewenang untuk mengampuni dosa. Orang Yahudi percaya bahwa hanya Allah yang bisa mengampuni dosa. Namun disini Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka juga mendapat tugas pengutusan untuk mengampuni dosa. Roh yang diberikan oleh Tuhan Yesus juga melambangkan ciptaan baru. Tujuan utama dari pengutusan Tuhan Yesus, yaitu “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Bacaan ini juga tentang kuasa yang diberikan oleh Tuhan Yesus melalui Roh Kudus dan pengampunan dosa.

Pendahuluan

  • Bagi remaja menjadi beberapa kelompok untuk bermain games.
  • Permainan ini dimainkan dengan aturan sebagai berikut:
    • Pilih satu remaja untuk menjadi pemimpin atau pemandu perjalanan bagi anggota kelompoknya.
    • Semua remaja yang ada dalam kelompok, kecuali pemandu ditutup matanya, dan saling memegang pundak teman depannya.
    • Siapkan alur perjalanan, yang juga sudah ditata dengan diberi semacam ranjau supaya tidak dilewati oleh peserta.
    • Pemandu mengarahkan anggota kelompoknya untuk sampai ditujuan tanpa harus terkena ranjau.
    • Setelah selesai bermain permainan tersebut, maka ajak remaja membaca Yohanes 20:19-23.

Cerita
Rekan remaja yang terkasih, dari permainan tadi kita dapat mengibaratkan bahwa Tuhan Yesus sebagai Juruselamat sama seperti teman kita yang menjadi pemandu permainan. Ia akan selalu menuntun umat milik-Nya pada jalan yang membawa selamat dan bahagia. Tuhan Yesus tidak sekali-kali membiarkan kita berjalan dalam jalan yang salah dan penuh dengan pencobaan secara terus menerus. Tuhan Yesus menunjukkan apa yang terbaik dari setiap proses yang dijalani oleh manusia. Seringkali kita merasa bahwa kehidupan ini terlalu sulit untuk dijalani, sehingga kita dikuasai dengan rasa takut dan khawatir.

Perasaan takut juga dialami oleh para murid yang saat itu ditinggal Tuhan Yesus dalam peristiwa penyaliban. Mereka takut jika orang-orang Yahudi mengenali mereka dan mengancam keberadaan mereka karena kepercayaannya kepada Tuhan. Ditengah ketakutan dan kekhawatiran mereka, Tuhan Yesus hadir menampakkan diri dan memberi berkat atas mereka. Beberapa kali Tuhan Yesus juga berkata “Damai sejahtera menyertai kamu”. Kalimat ini merupakan suatu kalimat yang menentramkan. Tidak hanya itu, Tuhan Yesus juga memberikan Roh Kudus dalam diri para murid. Dengan pemberian Roh Kudus, Tuhan Yesus memberikan murid-murid-Nya kuasa dan wewenang untuk mengampuni dosa. Orang Yahudi percaya bahwa hanya Allah yang bisa mengampuni dosa. Namun disini Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka juga mendapat tugas pengutusan untuk mengampuni dosa.

Dalam segala keberadaan hidup kita, Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan karya keselamatan-Nya sungguh nyata dalam kehidupan umat percaya. Melalui pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, para murid dan semua umat percaya diyakinkan bahwa iman mereka tidak salah. Ketika kita beriman kepada Tuhan dengan sungguh, maka kita akan mengalami keselamatan dan berkatNya yang sungguh nyata. Kalau kita berbicara tentang berkat Tuhan, maka akan banyak sekali bentuknya dalam kehidupan kita. Misalnya saja kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, kelancaran dalam belajar, keselamatan dan masih banyak yang lainnya. Sama seperti Tuhan Yesus memberkati para murid, demikian juga Tuhan akan memberkati kita yang selalu percaya dan setia padaNya.

Aktivitas: Belajar bernyanyi lagu “Kala Kucari Damai


Persiapan Minggu Depan: Aksi Paskah kepada yang ditentukan dari hasil tabungan remaja sejak 21 Maret 2021.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak