Prajurite Gusti Tuntunan Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus 13 Mei 2021 untuk Remaja

Tahun Gerajawi: Kenaikan Tuhan Yesus
Tema:
Kenaikan Tuhan Yesus
Bacaan Alkitab: Markus 16: 19-20
Ayat Hafalan :
Markus 16: 15 – “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”
Lagu Tema: KPJ 448 “Pra Prajurite Gusti”

Tujuan:

  1. Remaja dapat menjelaskan bahwa Yesus naik ke sorga untuk kembali kepada Bapa.
  2. Remaja dapat menunjukkan sikap para murid setelah Yesus naik ke sorga.
  3. Remaja dapat mencontoh sikap para murid dengan mengabarkan Injil melalui kehidupan sehari-hari.

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Bagian ini merupakan ringkasan cerita-cerita tentang penampakan Yesus.

Disini untuk pertama kali kita bertemu dengan gelar “Tuhan” bagi Yesus. Di dalam gereja purba “Tuhan” dalam arti bahwa Ia sebagai manusia duduk di dalam kemuliaan Ilahi di sebelah kanan Allah dan diberi kuasa mutlak atas Kerajaan Allah di dunia. Itu mengandung arti, bahwa Ia “Tuhan”, jadi penyelenggara mutlak atas GerejaNya di dunia.

Dalam peristiwa ini sesudah Tuhan Yesus berbicara tentang hal-hal yang perlu disampaikan-Nya kepada para murid, Ia pun naik ke sorga, dalam awan. Ia terangkat, dan disambut dalam kemegahan sorak-sorai bala tentara sorgawi. Lalu Ia duduk di sebelah kanan Allah, duduk dalam sikap istirahat, sebab sekarang Ia telah menyelesaikan tugas-Nya, dan Ia juga duduk dalam sikap memerintah, sebab sekarang Ia menguasai kerajaan-Nya. Ia duduk di sebelah kanan Allah, yang melambangkan wibawa kedaulatan yang diberikan kepada-Nya dan kuasa atas segala sesuatu yang dipercayakan kepada-Nya. Apa saja yang dilakukan Allah sehubungan dengan diri kita, apa saja yang diberikan kepada kita atau yang diterima dari kita, semuanya melalui Anak-Nya. Sekarang Ia dipermuliakan dengan kemuliaan yang dimiliki-Nya sebelum dunia ada.

Diceritakan tentang para rasul yang bekerja dengan giat bagi-Nya. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru. Walaupun pengajaran yang mereka beritakan bersifat rohani dan sorgawi, dan sangat bertolak belakang dengan roh dan kebijakan dunia, dan meskipun ditentang habis-habisan serta sama sekali tanpa dukungan maupun keuntungan duniawi, namun para pemberita Injil ini tidak takut ataupun malu. Mereka dengan tekun menyebarkan Injil.

Allah turut bekerja dengan baik bersama mereka dengan kuasa yang memampukan, agar jerih payah mereka membuahkan hasil. Peneguhan Firman itu disertai tanda-tanda, sebagiannya melalui mujizat-mujizat yang terjadi atas tubuh orang, yang secara ilahi memeteraikan pengajaran Kristen, dan sebagian lagi melalui pengaruh Firman itu terhadap pikiran orang, melalui karya Roh Allah.

https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=markus+16%3A+19-20

Pendahuluan

  1. Sebelum membaca Alkitab, minta remaja mencari dan menuliskan dalam secarik kertas; 1 perikop Alkitab yang menunjukkan peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus. Minta mereka menjawab soal berikut: Kemana dan apa yang dilakukan Tuhan Yesus dalam peristiwa itu?
  2. Setelah selesai, minta remaja secara bersama-sama menyampaikan jawaban mereka! Pamong mengumpulkan kertas jawaban Remaja.
  3. Ajak remaja membaca Markus 16: 19-20!

Cerita
Peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus terdapat dalam; Injil Markus 16: 19-20, Lukas 24: 50-53, dan Kisah Para Rasul 1: 6-11.

Dalam peristiwa Kenaikan Yesus, sesuai dengan bacaan kita, Ia terangkat ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah. Apa maksudnya itu?

Ia telah menyelesaikan tugas-Nya di dunia, Ia kembali kepada Bapa di sorga dalam kemuliaan. Duduk di sebelah kanan Allah berarti Ia menjadi Tuhan dan diberi kuasa untuk memerintah Kerajaan Allah di dunia, yaitu gereja-Nya.

Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, apa yang dilakukan oleh para murid?

Diceritakan tentang para rasul yang bekerja dengan giat bagi-Nya. Mereka pergi memberitakan Injil ke segala penjuru. Mereka dengan tekun menyebarkan Injil. Meskipun mereka mendapat tantangan dan dan ditentang habis-habisan, tetapi mereka tidak merasa takut dan malu. Mereka menjalankan Amanat Agung dan percaya bahwa mereka disertai.

Dan nyata Allah turut bekerja bersama mereka dengan kuasa yang memampukan, agar jerih payah mereka membuahkan hasil. Penyertaan Allah itu disertai tanda-tanda, melalui mujizat-mujizat yang terjadi atas tubuh orang, secara ilahi memeteraikan Injil, dan melalui karya Roh Allah banyak yang menjadi percaya.

Jikalau para murid dengan tanpa gentar memberitakan Injil dengan segala resiko, bahkan nyawa menjadi taruhan mereka, apa yang bisa kita lakukan hari ini dalam hidup kita sehari-hari untuk memberitakan Injil itu? (kerjakan di aktivitas).

Aktivitas: Minta remaja berpasangan untuk menjawab pertanyaan di atas dan mengerjakan aktivitas di bawah ini. Remaja mencari 10 kata dalam Word search di bawah berdasar bacaan!

Renungan Harian

Renungan Harian Anak