Bacaan: Keluaran 2:1-10
Nats: “Kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia.” (Keluaran 2:4)
Keluarga Maryam sudah lama tinggal di Mesir. Jumlah mereka makin hari makin banyak dan hampir sama banyak dengan penduduk Mesir. Firaun lalu mengambil tindakan untuk mengurangi jumlah penduduk Israel agar tidak tambah banyak, yaitu dengan membunuh bayi laki-laki.
Maryam mempunyai adik bayi bernama Musa. Ibunya menyembunyikan Musa agar tidak dibunuh oleh tentara Mesir. Akhirnya ibu Musa mengambil keputusan untuk melarung Musa dengan meletakkan Musa di dalam peti pandan. Siapa tahu ada yang mengambilnya dan membesarkan Musa.
Maryam sangat sayang pada adiknya. Ia mengikuti ke manapun air membawa peti yang berisi adiknya. Beruntunglah putri Firaun sedang mandi an menemukan bayi Musa. Maryam memberanikan diri menjumpai putri Firaun dan menawarkan diri untuk mencarikan ibu pengasuh Musa. Akhirnya Musa tidak jadi mati.
Teman-teman….sungguh luar biasa tindakan Maryam. Ia tidak takut bahaya. Itu semua dilakukan karena ia sangat sayang pada adiknya yang masih sangat kecil. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian juga punya adik? Apakah kamu juga menyayangi adikmu? Yuk…..dicari adikmu dan peluklah serta katakan kepadanya : ADIK….KAKAK SAYANG PADAMU.
Aktivitas: Tulislah apa yang kau sukai dari adik/ kakakmu serta tulislah pula apa yang tidak kau sukai dari adik/ kakakmu.
Doaku: “Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadikan aku kakak. Ajarlah aku untuk menjadi kakak yang penyayang, Amin.”