Allah Pilih Kasih? Pancaran Air Hidup Junior 4 Juni 2025

4 June 2025

Bacaan: Pengkotbah 5: 17-19
Nats: “Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya–juga itupun karunia Allah.” (Pengkotbah 5: 18

Titi dan Nini mendapatkan uang saku yang sama dari ayah mereka. Tapi, saat Titi SMP, ayah mereka memberi uang saku pada Titi lebih besar daripada Nini yang masih SD. Mengapa begitu? Karena Titi pulang lebih siang, jadi perlu uang lebih untuk membeli makan siang. Selain itu, Titi perlu uang untuk naik angkot karena dia sudah tidak lagi dijemput ayahnya seperti Nini.

Titi merasa senang karena uang sakunya bertambah, tapi Titi tidak boleh memakai uang itu sesuka hatinya. Titi harus bisa mengatur uangnya supaya cukup untuk naik angkot, beli makan atau minum dan sedikit menabung.

Teman-teman, Tuhan memberkati setiap orang dengan harta yang berbeda-beda jumlahnya. Jika teman-teman bertanya, “Kenapa, sih, Tuhan nggak memberi harta yang sama saja jumlahnya ke semua orang? Jadinya, nggak ada lagi orang kaya dan miskin di dunia ini.” Jawabannya adalah Tuhan memberi berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing orang. Jadi itu bukan karena Tuhan pilih kasih, ya teman-teman, tapi karena Tuhan adalah Sang Mahaadil.

Doaku: Tuhan Yesus, ajar aku dan keluargaku agar bisa memakai berkat pemberian-Mu dengan baik, seturut kehendak-Mu. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak