Tenang Dan Serahkan Kepada Tuhan Pancaran Air Hidup Junior 29 September 2025

29 September 2025

Bacaan: 1 Petrus 2:23
Nats: “Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.” (1 Petrus 2:23)

Semalam Nadia sakit panas. Sampai dengan  pagi, panas Nadia belum turun. Ibu lalu segera mendaftarkan Nadia ke rumah sakit melalui online. Untungnya nadia mendapatkan urutan nomer 2. Lalu ibu menyiapkan Nadia untuk segera pergi ke rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, nama Nadia dipanggil. Tiba-tiba ada seorang ibu yang mendekati suster dengan pandangan marah dengan mengatakan mengapa Nadia yang baru dating bisa masuk duluan daripada dirinya yang sudah antri dari tadi tapi Namanya belum dipanggil. Lalu suster itu menjelaskan mengapa Nadia bisa masuk terlebih dahulu. Setelah dijelaskan oleh suster, ibu itu mengerti dan meminta maaf karena telah belaku kasar.

Teman-teman, ketika menghadapi situasi yang memicu pertikaian, kita seharusnya tidak segera menanggapi atau menjawab dengan emosi. Sebaiknya kita tenang dan memohon pertolongan kepada Tuhan agar tidak ikut tersulut emosi. Ingatlah bahwa sebagai anak-anak Tuhan, kita memiliki cara atau senjata yang Tuhan Yesus teladankan bagi kita semua, yaitu kasih. Kasih tidak membalas caci maki dengan makian, karena kasih tidak untuk saling melukai.

Uraikan di selembar kertas, saat seseorang mencaci-maki dirimu apa yang harus kau lakukan dan apa yang tidak boleh kau lakukan?

Yang harus kulakukan (DO)

 

Yang tidak boleh kulakukan (DON’T)

Doaku: Tuhan Yesus, aku bersyukur atas FirmaMu hari ini yang mengajarkan aku untuk selalu mengutamakan kasih. Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak