Bacaan: Kisah Para Rasul 7:54–60
Nats: Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. (Kisah Para Rasul 7:60)
Tahukah kalian, siapakah Stefanus? Menurut Kisah para Rasul 6:1-6, Steafanus adalah salah satu dari tujuh diaken (pelayan jemaat) yang dipilih untuk membantu pelayanan para rasul, khususnya dalam membagikan makanan kepada para janda. Selain itu Stefanus dikenal sebagai pengkhotbah yang penuh kuasa. Ia melakukan mujizat dan tanda-tanda di antara para umat (Kisah 6:8). Karena keberaniannya mengabarkan tentang Yesus, ternyata membuat anggotaanggota mahkamah Agama tidak suka lalu mereka merencanakan untuk membunuh Stefanus.
Apakah Stefanus takut? Ternyata ia tidak takut pada mereka. Stefanus hanya takut kepada Yesus daripada manusia. Karena cintanya kepada Yesus, ia mati dilempari batu. Tetapi sebelum kematiannya, ia memohonkan ampun pada orangorang yang melempari batu. Sungguh luar biasa. Meskipun Stefanus dalam keadaan terjepit, ia masih mendoakan orang-orang yang menyakitinya.
Aktivitas: Tulislah perkataan Stefanus dalam bacaan hari ini
- __________________________________________
- __________________________________________
- __________________________________________
Doaku: Tuhan Yesus, aku ingin seperti Stefanus yang tidak takut mengabarkan Injil meskipun ia harus mati, Amin