Kurang Hati-Hati Pancaran Air Hidup Junior 14 Juli 2022

Bacaan: Hakim-hakim 8 : 22-27
Nats:…. Kemudian Gideon membuat Efod dari semuanya itu dan menempatkannya di kotanya, di Ofra. Di sanalah orang Israel berlaku serong dengan menyembah efod itu; inilah yang menjadi jerat bagi Gideon dan seisi rumanya…” (Hakim-Hakim 8:27)

Kemenangan yang dialami Bangsa Israel melalui kepemimpinan Gideon membuat bangsa Israel memuji-muji Gideon. Mereka ingin mengangkat Gideon dan anak cucunya menjadi raja atas mereka. Dengan bijaksana, Gideon menolak tawaran mereka, karena baginya hanya Tuhanlah yang layak menjadi Raja untuk memerintah bangsanya. Akan tetapi, ada satu hal yang membuat Gideon terbuai akan pujian itu. Ia meminta perhiasan hasil jarahan dari orang Midian dan memutuskan untuk membuat efod. Efod adalah pakaian kebesaran oleh para imam. Gideon tidak menyadari bahwa Efod ini yang akan menjadikan perangkap bagi bangsa Israel. Setelah efod itu jadi dan ditempatkan di Ofra, banyak orang datang dan menyembah efod itu.

Teman-teman, melalui bacaan ini kita diajak untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan agar tidak menyesatkan kita, seperti yang dilakukan Gideon. Keputusannya membuat efod dan meletakkan di tengah kota telah membawanya jatuh dalam dosa karena efod itu membuat bangsa Israel berpaling pada Tuhan.

Nah…sekarang coba kalian tuliskan pada selembar kertas keputusan salah yang pernah kalian lakukan

Doaku:Tuhan ingatkan aku untuk terus setiap hari untuk berhati-hati mengambil keputusan agar tidak jatuh dalam dosa, Amin.

 

Bagikan Entri Ini: