Bacaan Alkitab: Obaja 1 : 1 – 9
Nats: “Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi; engkau yang berkata dalam hatimu: “Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?” (Obaja 1:3)
Pernahkah kalian menemui seseorang yang sombong? Apa sih yang membuat dia sombong? Apakah dia kaya, pandai atau yang lain? Biasanya orang yang sombong memiliki kelebihan bila dibandingkan dengan teman-temannya. Ia akan merasa paling hebat, paling kaya atau paling pintar bila dibandingkan dengan orang lain, sehingga membuatnya meremehkan atau menghina orang lain.
Kira-kira bagaimana tanggapan orang lain terhadap sikapnya yang sombong? Apakah orang lain akan suka dengan sikapnya yang sombong? Tentu banyak orang yang menjadi tidak suka dengan sikapnya yang sombong itu.
Nabi Obaja juga mengingatkan kita supaya kita tidak sombong, seperti orang-orang Edom. Orang-orang Edom tinggal bersebelahan dengan orang Israel. Mereka tinggal di liang-liang batu dan menganggap rumah mereka paling aman. Mereka suka menjarah dan merampok orang lain dan merasa tidak ada yang dapat mengalahkan mereka. Tetapi Tuhan Allah tidak berkenan terhadap mereka. Karena itu bangsa Edom dibinasakan oleh Allah.
Allah juga tidak menghendaki kita menjadi sombong, karena kesombongan akan menyebabkan perbuatan tidak baik lainnya. Karena itu tetaplah rendah hati apabila memiliki kelebihan dibandingkan orang lain. justru seharusnya kita dapat berbagi karena kelebihan kita.
Aktivitas: Tuliskan kelebihan yang kalian miliki dan bagaimana dapat membagikannya kepada orang lain seperti kolom dibawah ini:
| Kelebihan yang bisa membuatku sombong | Dengan cara apa dapat dibagikan kepada orang lain? |
| 1. | 1.. |
| 2. | 2. |
| 3. | 3. |
Doa : “Tuhan ajar aku untuk tidak sombong dengan apa yang kumiliki. Ajar kami menjadi saluran berkatMu melalui apa yang kumiliki. Amin.”