Pemahaman Alkitab III
Semester I
Bulan: Maret
Tema: Masa Sengsara Yesus
Bacaan: Markus 14:32-42
Penjelasan Teks
Malam sebelum Yesus disalibkan, Ia pergi ke sebuah taman bernama Getsemani bersama murid-murid-Nya. Di sana, Yesus merasa sangat sedih dan takut karena Ia tahu sebentar lagi Ia akan menderita dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Yesus berdoa kepada Bapa di surga. Ia berkata bahwa Ia ingin kalau boleh, penderitaan itu dijauhkan. Tapi Yesus juga berkata, “Bukan kehendakKu yang terjadi, tetapi kehendak-Mu, ya Bapa.” Artinya, Yesus taat sepenuhnya kepada kehendak Allah, meskipun itu sangat berat bagi-Nya. Ia menunjukkan kasih yang luar biasa — rela menderita supaya kita diselamatkan.
Sementara itu, murid-murid-Nya — Petrus, Yakobus, dan Yohanes — yang diminta untuk berjaga-jaga dan berdoa malah tertidur tiga kali. Yesus menegur mereka dengan lembut, karena Ia ingin mereka belajar berdoa dan kuat menghadapi pencobaan.
Melalui kisah ini, kita belajar bahwa:
- Yesus sungguh-sungguh mengasihi kita, meskipun Ia harus menderita bagi manusia
- Yesus taat kepada kehendak Bapa walaupun harus menderita.
- Dalam kesedihan atau ketakutan, kita bisa berdoa kepada Tuhan, karena Tuhan selalu mendengar kita.
Pertanyaan Untuk Mendalami Teks
- Di manakah Yesus berdoa pada malam sebelum Ia ditangkap?
- Apa yang dirasakan Yesus saat itu?
- Apa yang Yesus katakan dalam doanya kepada Bapa?
- Mengapa Yesus tetap mau taat walaupun harus menderita?
- Apa yang dilakukan murid-murid ketika Yesus berdoa?