Ice Cream dari Tuhan Pancaran Air Hidup 8 Mei 2021

8 May 2021

Bacaan: Mazmur 98 : 1 – 9 | Pujian: KJ. 393
Nats:
“TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.” (Ayat 2)

Siang itu Anne duduk dengan raut riang di beranda, asyik menikmati ice cream rasa strawberry.

Rhea: “Wah, enak sekali. Ice Cream yang enak itu dari siapa?”’
Anne: “Dari Tuhan, tante.”
Rhea: “Ha? Dari Tuhan?”
Anne: “Iya dari Tuhan, tapi dikasi lewat Mama.”
Rhea: “Kok bisa?”
Anne: “Kan uang buat beli Ice Cream ini berkat dari Tuhan.”
Rhea: “Uwwoow, pintar sekali gadis kecil ini.”

Anne kecil mengimani bila ice cream lezat yang ia nikmati adalah berkat dari Tuhan. Ice cream yang sederhana menjadi kian berkesan karena Sang Pemberi. Kesadaran yang sederhana ini juga membawa orang lain yang ditemui untuk menyadari kembali bila semua yang dimiliki dan diterima asalnya dari Tuhan semata.

Kesadaran Anne bersesuaian dengan kesadaran Pemazmur. Bacaan hari ini merupakan madah pujian atas kasih dan kesetiaan Tuhan. Pertolongan yang diberikan Tuhan kepada Israel dengan membawa mereka keluar dari pembuangan Babel adalah keselamatan yang membuka mata umat percaya bahwa Tuhan adalah Raja. Israel yang keluar dari pembuangan tidak patut untuk bermegah karena kesukacitaan yang dirasakannya semata-mata merupakan karya kasih Tuhan. Oleh karena itu ungkapan syukur dan pujian kemuliaan hanya patut diberikan kepada Tuhan.

Jika kita melihat kehidupan kita hari ini, kita akan menemukan berbagai wujud karya kasih Tuhan pada kita. Seperti Pemazmur, kita hendaknya setia mewartakan karya kasih Allah melalui ungkapan syukur. Pewartaan ini akan membawa setiap orang yang mendengarnya  kembali menyadari apapun yang diterima bukan buah jerih payahnya semata, namun merupakan bukti nyata jika Tuhan berkarya. Tuhan memberikan kebebasan bagi Bangsa Israel, Tuhan memberikan Anne Ice Cream yang lezat, dan apa yang telah Tuhan berikan bagi kita? Berkat Tuhan mari hitunglah, kau kan kagum oleh kasih-Nya! (xie)

“Kebahagiaan berawal dari ungkapan syukur.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak