Bacaan: Mazmur 31 : 9 – 16 | Pujian: KJ. 453
Nats: “Nasibku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh yang mengejar aku!” (Ayat 16)
Pernahkah saudara berada dalam situasi yang terpuruk? Setiap kita pasti pernah ada pada situasi yang tidak enak, entah itu dikucilkan, tidak diterima, disepelekan, dihina, dan mungkin masih banyak lagi. Apakah respons yang saudara lakukan ketika sedang berada dalam situasi yang tidak enak tersebut? Apakah saudara marah, tidak terima, menyalahkan orang lain atau menyalahkan diri sendiri? Tidak jarang ketika kita dalam situasi terpuruk justru kita mencari kambing hitam untuk disalahkan. Terkadang situasi yang buruk itu membuat kita gelap mata dan gelap hati sehingga kita tidak bisa melihat karya Tuhan yang besar dalam hidup kita.
Perenungan di dalam kitab Mazmur mengajarkan kepada kita untuk menyadari keberadaan kita, dengan cara mengingat Tuhan dan memohon pertolongan kepada-Nya. Menyadari bahwa segala pergumulan dan masalah yang kita hadapi adalah bentuk proses didikan, mendidik kita agar kita mampu berserah kepada Tuhan Sang Pemilik Kehidupan. Menyadari bahwa ada yang lebih besar dari masalah yang kita tanggung, yaitu Tuhan yang selalu menolong dan menjaga kita. Tuhan yang memulihan setiap umat yang selalu mengingat-Nya dalam berbagai situasi kehidupan.
Meskipun banyak penolakan yang kita alami, mari kita tetap mengingat Tuhan yang menopang kita dan memberi kemampuan kepada kita melewati setiap pergumulan. Karena setiap masa dalam kehidupan ini, Tuhan mengetahuinya. Hanya karena kebaikan-Nya kita dimampukan menghadapi banyak situasi sulit yang menghampiri kehidupan kita. Kesadaran untuk terus mengingat Tuhan dalam setiap langkah kehidupan menjadi hal yang sangat penting, karena kita tidak pernah tahu apakah yang kita usahakan sekarang akan selalu berhasil, atau apakah orang-orang yang ada di sekitar kita akan selalu baik kepada kita. Tetapi Tuhan yang selalu membersamai kita dalam situasi apa pun. Ingatlah Tuhan, ingatlah selalu akan kasih dan kebaikan-Nya dalam hidup kita, niscaya kita akan kuat dalam menjalani hidup bersama dengan Tuhan. Amin. [AB].
“Jika hari-harimu tampak membosankan, ingatlah Tuhan dan bersyukurlah atas berkat-Nya.”