Sinergi GKJW dan UKDC: Penandatanganan MoU dan MoA

8 April 2026


Pelayan Harian Majelis Agung Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) menerima kunjungan dari Universitas Katolik Dharma Cendika (UKDC) di Kantor Majelis Agung pada Selasa, 7 April 2026. UKDC adalah sebuah universitas yang berada di Kota Surabaya. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) guna memperkuat hubungan kelembagaan serta pengembangan program pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Rombongan UKDC yang dipimpin oleh Rektor Dr. Victor Imanuel Williamson Nalle, S.H., M.H. Turut mendampingi dari pihak universitas adalah Citra Anggraini Tresyanto, S.E., M.M. (Kepala Lembaga Jaringan Kemitraan), Desrina Yusi Irawati, S.T., M.T. (Kepala LPPM), dan Clara Heranis Singal, S.Ak. (Kepala Pusat PMB). Rombongan disambut secara langsung oleh jajaran Pelayan Harian Majelis Agung (PHMA) GKJW.

Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua PHMA, Pdt. Retnosari, yang menyampaikan apresiasinya terhadap inisiasi kemitraan ini. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana yang saling membawa manfaat bagi kedua belah pihak di masa mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Majelis Agung, Pdt. Natael Hermawan Prianto, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa di era saat ini, GKJW menyadari pentingnya membangun jejaring dengan berbagai pihak. Beliau menekankan bahwa gereja tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan pelayanannya, melainkan perlu bersinergi untuk menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat secara lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Victor Imanuel Williamson Nalle memaparkan secara garis besar poin-poin yang tertuang dalam MoU dan kedua MoA. Kerja sama ini melibatkan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) serta Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UKDC.

Melalui kolaborasi ini, pihak universitas akan memiliki akses untuk menjadikan lingkungan GKJW sebagai laboratorium terbuka bagi civitas akademika dalam mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat. Sebaliknya, bagi warga GKJW, khususnya generasi muda, kerja sama ini membuka akses yang lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi melalui jalur beasiswa dengan rekomendasi dari Majelis Jemaat setempat.

UKDC menyediakan berbagai kategori beasiswa, mulai dari beasiswa Akademik, Non-Akademik, hingga beasiswa Mitra Lintas Agama, beasiswa bagi para aktivis gereja, dengan kuota khusus bagi jemaat GKJW. Selain dukungan studi, pihak kampus juga menawarkan fasilitas asrama bagi mahasiswa putri untuk memfasilitasi kebutuhan tempat tinggal yang mendukung kegiatan belajar.

Penjelasan teknis mengenai penerimaan mahasiswa baru dan program pengabdian ini disampaikan langsung di hadapan jajaran PHMA yang hadir, yaitu Pdt. Kristanto (Wasekum), Pdt. Musa Wahyu Bimantoro (SekBid. Koinonia), Pdt. Nicky Widyaningrum (SekBid. Diakonia dan Marturia), serta Pdt. Yosep Endro Prasetyo (Humas).

Pertemuan ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan berkas MoU dan MoA oleh Ketua Majelis Agung GKJW dan Rektor UKDC. Melalui penandatanganan ini, kedua institusi sepakat untuk mulai mengimplementasikan poin-poin kerja sama tersebut dalam waktu dekat guna mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pengabdian kepada masyarakat luas.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak