Ibadah minggu tanggal 14 Maret 2021 untuk remaja dilayani oleh para pamong dan remaja dari GKJW Jemaat Sambirejo, Kediri. Video diproduksi oleh GKJW Jemaat Sambirejo.
Ibadah minggu 14 Maret 2021 untuk anak-anak dilayani oleh para pamong dan anak-anak dari GKJW jemaat Sambirejo, Kediri. Video diproduksi oleh GKJW Jemaat Sambirejo.
Bacaan: Kejadian 1: 28 – 29 Nats: Berfirmanlah Allah :”Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonnya yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu ( Kejadian 1 : 29 ) Kita bisa beribadah, berbagi dan melakukan
Bacaan : Efesus 4 : 26 – 28 Nats: “Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.” (Efesus 4 : 28)
Bacaan : Mazmur 150 : 1-6 Nats: “Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi ! Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling.” ( Mazmur 150 : 3 – 5 ) Apakah memuji
Bacaan : Ibrani 13 : 15 – 16 Nats: “Sebab itu marilah kita, oleh Dia senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.” ( Ibrani 13 : 15 ) “Nita, kenapa kok ibu lihat kamu cemberut terus dari
Bacaan : 1 Tawarikh 16 : 7 – 9 Nats: Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib ( I Tawarikh 16 : 9 ) Hari ini suasana di kelas 4 SD Sukacita sangat ramai. Ibu guru memberikan tugas kepada anak-anak
Tahun Gerejawi: Pra Paskah V Tema: Berani berkorban Bahan Bacaan: Markus 14 : 32-42 Ayat Hafalan: 2 Korintus 12 : 15 “karena itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang
Tahun Gerejawi: Pra Paskah V Tema: Berani Berkorban Bacaan Alkitab: Markus 14: 32 – 42 Ayat Hafalan: Matius 22: 37-39 “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.” Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.