Bacaan: Kisah Para Rasul 13:22
Nats: “…Tentang Daud Ia telah bersaksi: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku..” (Kisah Para Rasul 13:22)
Di hari terakhir perjalanan kita mengenal Daud selama satu bulan penuh ini, kita sampai pada kesaksian yang paling luar biasa — bukan dari manusia siapapun, tapi dari Allah sendiri tentang Daud: ‘Seorang yang berkenan di hati-Ku.’ Bukan karena Daud sempurna tanpa cela — kita sudah melihat sendiri dengan jelas bahwa Daud pernah jatuh dalam dosa yang sangat besar dan sangat mengecewakan. Bukan karena dia tidak pernah takut atau ragu — kita sudah melihat bagaimana dia pernah ketakutan dan melarikan diri. Tapi Allah tetap memberikan kesaksian yang luar biasa itu tentang Daud karena satu alasan yang sangat mendasar: hati Daud selalu rindu untuk kembali kepada Allah, selalu mau jujur di hadapan-Nya, selalu bersedia memuji Allah bahkan di tengah penderitaan, dan selalu bergantung sepenuhnya pada kekuatan dan kasih Allah bukan pada kehebatan dirinya sendiri.
Itulah yang Allah rindukan dan nantikan dari hidupmu juga, teman! Bukan kesempurnaan yang tidak pernah berbuat salah — tidak ada manusia yang seperti itu. Bukan nilai rapor yang sempurna, bukan penampilan yang selalu keren, bukan reputasi yang sempurna di mata semua orang. Yang Allah rindukan adalah hatimu yang sungguh-sungguh mencari, mencintai, dan kembali kepada-Nya setiap hari — seperti hati Daud. Kamu pun bisa menjadi ‘orang yang berkenan di hati Allah’ di generasimu, di sekolahmu, di keluargamu, dan di lingkunganmu. Bukan karena kamu tidak pernah jatuh, tapi karena hatimu selalu memilih untuk bangkit dan kembali kepada Allah setiap kali kamu jatuh. Itulah makna terdalam dari tema kita selama satu bulan ini: ‘Hati yang Dekat dengan Allah.’ Jadilah orang seperti itu — dunia sedang merindukanmu!
Doaku: Tuhan, bimbinglah aku supaya hidupku selalu berkenan di hatiMu.