Bacaan: Mazmur 27:1
Nats: “TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar?”
Mazmur yang indah ini ditulis Daud bukan di saat hidupnya sedang tenang dan menyenangkan, melainkan justru di saat hidupnya penuh dengan ancaman bahaya dari berbagai arah sekaligus — ada musuh yang ingin membunuhnya, ada orang-orang yang mengucapkan saksi palsu tentangnya, ada tentara yang mengepungnya. Situasinya terasa sangat gelap dan tidak ada jalan keluar. Tapi lihatlah dengan seksama apa yang Daud katakan di tengah semua kegelapan itu! Dia tidak berkata: ‘Hidupku mudah dan tidak ada masalah.’ Dia juga tidak berkata: ‘Semuanya baik-baik saja.’ Justru sebaliknya, dia mengakui dengan jujur bahwa ada banyak musuh dan ancaman. Tapi di tengah itu semua, dia dengan penuh keyakinan menegaskan: ‘TUHAN adalah terangku!’ Di tengah kegelapan situasinya, dia memilih untuk melihat Allah yang bersinar jauh lebih terang dari semua kegelapan itu.
Mungkin hari ini ada sesuatu yang sedang membuatmu merasa takut dan gelisah — ada teman yang tidak adil padamu dan terus mengganggumu, ada ujian yang materinya sangat susah dan kamu merasa tidak siap, ada pertengkaran di rumah yang belum selesai dan suasananya jadi tidak nyaman, ada hal yang tidak kamu mengerti dan terasa membebani pikiranmu. Di tengah semua itu, kamu bisa melakukan apa yang Daud lakukan: tegaskan dengan lantang di dalam hatimu, ‘TUHAN adalah terangku! Aku tidak perlu takut!’ Bukan karena semua masalahnya tiba-tiba langsung hilang, tapi karena Allah yang bersamamu jauh lebih besar dari masalah apapun yang sedang menghadapmu.
Doaku: Tuhan, Engkau adalah terangku. Aku tidak akan takut menghadapi persoalan apapun. Bimbinglah aku.