Bacaan: Hakim-hakim 7:1-2
Nats: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Efesus 2:8)
Lomba fashion show sedang berlangsung, namun tiba-tiba Jeni tersandung lalu jatuh. Jeni bangkit berdiri, lalu tersenyum, dan melanjutkan perlombaan sampai selesai. Ia sangat sedih dan merasa kalah. Ketika pengumuman, nama Jeni dipanggil sebagai pemenang juara terfavorit karena ia dinilai sebagai peserta yang paling tangguh dan percaya diri. Jeni tak menyangka. Apa yang menurutnya gagal, bisa diubah Tuhan menjadi berkat.
Tuhan bekerja memberikan yang terbaik dalam hidup kita, dengan cara yang terkadang sulit untuk kita pahami. Seperti yang dialami oleh Gideon. Ia mulai mengumpulkan banyak sekali orang Israel yang akan membantunya untuk berperang. Juga menentukan tempat yang tepat untuk berkemah. Namun Tuhan berfirman kepadanya, “Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu… Jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku!”
Tuhan tahu kelemahan manusia yaitu mudah memegahkan dirinya ketika ia berhasil. Itulah sebabnya Tuhan mengingatkan Gideon untuk mengurangi jumlah orang yang akan membantunya menyerang Midian. Tuhan ingin menunjukkan bahwa keberhasilan atau kemenangan yang diperoleh manusia, itu bukan karena kekuatan atau kehebatan manusia, melainkan datang karena kuasa-Nya.
Doaku: Tuhan Yesus, meski aku belum mengerti semua rencana-Mu, tapi aku mau tetap percaya kepada-Mu, Amin.
