Bacaan: Bilangan 11 : 1 – 3
Nats: “Itulah sebabnya orang menamai tempat itu Tabera, karena api Tuhan telah menyala di antara mereka.” (Bilangan 11 : 3)
“Huuuh… aku capek. Aku sebel. Ini nggak enak. Itu bikin malas!”. Itu adalah kata-kata keluhan yang sering kita dengar. Pernahkah teman-teman juga mengeluh? Ketika di rumah makanannya tidak cocok, ketika di sekolah pelajarannya sulit, ketika teman bermain tidak asyik, ketika diminta bersabar menunggu dan mungkin masih banyak lagi. Kita mudah sekali mengeluhkan ini dan itu.
Bangsa Israel dalam cerita Alkitab hari ini juga mengeluh atau bersungut-sungut kepada Tuhan. Tuhan sudah menolong dan membebaskan mereka keluar dari Mesir dan selalu menjaga mereka, namun sedikit kesulitan sudah membuat mereka lupa dan mengeluh. Tuhan sedih melihat umat-Nya berbuat demikian.
Ketika mereka lupa bersyukur atas kebaikan Tuhan dan justru mengeluh ketika terjadi sesuatu yang mengejutkan. Api Tuhan menyala di sekitar perkemahan, sehingga mereka berteriak kepada Musa. Menghadapi keadaan yang tidak baik itu, Musa memohon dalam doa kepada Tuhan yang didengarkan dan api itu pun padam.
Teman-teman, lelah itu wajar, namun keluhan yang berkepanjangan bukanlah hal yang baik, karena membuat orang tidak enak hati, jauh dari Tuhan dan lupa bersyukur. Mari belajar seperti Musa yang mengingat Tuhan dalam segala keadaan, termasuk kesulitan. Mari ingat masih ada Tuhan yang baik dalam situasi yang tidak baik.
Tabera, mengingatkan kita bahwa mengeluh saja tidak menyelesaikan masalah. Tabera mengingatkan kita bahwa Tuhan senang jika kita mengganti keluhan dengan doa dan syukur kepada Tuhan.
Tuliskan hal yang sering kamu keluhkan, sekaligus yang bisa disyukuri
| Aku Keluhkan | Aku Syukuri |
| 1. PR yang sulit | 1. Puji Tuhan bisa sekolah |
| 2. Obat yang pahit | 2. |
| 3. Panas terik | 3. |
| 4. ……………………… | 4. ……………………… |
| 5. ……………………… | 5. ……………………… |
| 6. ……………………… | 6. ……………………… |
Doaku: Tuhan yang baik, ampuni aku yang sering mengeluh. Tolonglah aku untuk selalu bersyukur sekalipun keadaanya tidak mudah, Amin