Bacaan: Kejadian 41:41-45
Nats: “Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: “Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.” (Kejadian 41:41)
Yusuf mengalami kesulitan sejak ia dijual oleh kakak-kakaknya kepada pedagang Midian. Namun ia tidak hanya berdiam diri meratapi nasibnya yang malang, tetapi ia justru tetap melakukan hal baik, menolong sesama tanpa meminta imbalan. Ketika ia dipenjara, Yusuf dipanggil Tuhan untuk mengartikan mimpi Firaun raja Mesir. Alhasil ia diangkat menjadi penguasa seluruh negeri itu.
Yusuf dengan pertolongan Tuhan, mampu menyelamatkan bangsa Mesir dari bahaya kelaparan. Oleh karena Firaun melihat bahwa Yusuf adalah orang yang sangat berhikmat dan dipenuhi Roh Allah (Kejadian 41:38-39), maka ia pun mengangkat Yusuf menjadi orang kedua setelah dirinya — sebagai penguasa atas Mesir (Kejadian 41:40-44). Yusuf berhak mengatur seluruh tanah Mesir dan orang-orang Mesir harus tunduk kepadanya.
Teman-teman, sungguh suatu hal yang luar biasa ketika seorang asing yang pernah dipenjara malah dapat menjadi penguasa di sebuah negara. Ya jika bukan karena penyertaan Tuhan, tentu saja hal ini tidak mungkin terjadi. Yusuf seorang budak dan seorang asing, berkat penyertaan Tuhan, ia menjadi seorang penguasa di Mesir.
Hafalkanlah ayat hafalan berikut ini yang terambil dari Injil Lukas 18:27!
“Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.”
Doaku: Tuhan yang baik, bantulah agar aku dapat menjadi anak-anak Tuhan yang taat dan kiranya penyertaan Tuhan selalu melingkupiku. Amin.