Ku Dilindungi Ayah Bundaku Tuntunan Ibadah Remaja 20 Juni 2021

Tahun Gerejawi: Bulan Keluarga
Tema
: Karakter Kristiani dalam Keluarga
Bacaan Alkitab: Matius 2: 13-23
Ayat Hafalan: Mazmur 103: 13 – Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Lagu Tema: NKB 160 “Segala Puji Syukur”

Tujuan:

  1. Remaja dapat menjelaskan cara Yusuf dan Maria menyelamatkan bayi Yesus dari kemarahan Raja Herodes.
  2. Remaja dapat menyebutkan alasan orang tua melindungi anak-anaknya.
  3. Remaja dapat memberikan contoh cara anak menerima sikap orang tua yang melindungi anak mereka.
  4. Remaja dapat mendaftar isi Undang-Undang Perlindungan Anak tentang Hak Anak.

Penjelasan Teks: (Hanya untuk pamong)
Bacaan kita berbicara tentang bagaimana Allah melindungi sang bayi supaya karyaNya dapat tergenapi. Usaha Herodes untuk membunuh Yesus dan cara Allah melindungi sang bayi menyatakan beberapa kebenaran tentang cara yang dipakaiNya untuk menuntun dan melindungi umatNya.

 Pertama, Allah tidak melindungi Yusuf dan Maria serta anak mereka tanpa kerjasama mereka (ayat 13, 19-20, 22). Perlindungan memerlukan ketaatan pada pimpinan Allah yang dalam hal ini artinya meninggalkan negeri untuk lari ke Mesir (ayat 14). Kedua, Allah mungkin akan mengizinkan hal-hal yang sulit dipahami menimpa kehidupan kita agar kehendakNya terlaksana. Dalam arti sesungguhnya, bukankah lebih mudah bagi Allah untuk menyingkirkan Herodes, sehingga Yusuf sekeluarga tidak perlu lari ke Mesir dan mengalami semua kesukaran yang ada? Ketiga, bahkan setelah pencobaan tertentu sudah berlalu, mungkin masih ada kesulitan lain yang harus dihadapi (ayat 19-23). Perlindungan dan pemeliharaan Allah akan senantiasa diperlukan, karena musuh orang percaya tidak akan pernah berhenti menyerang orang setia.

Pendahuluan:
(Pamong membagikan Cuplikan Salinan Undang-Undang RI No. 35 Th. 2014 Tentang Perlindungan Anak)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 35 TAHUN 2014
TENTANG
PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002
TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

Pasal 6
Setiap Anak berhak untuk beribadah menurut agamanya, berpikir dan berekspresi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya dalam bimbingan Orang Tua atau Wali.

Pasal 9

  1. Setiap Anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakat.
    1.  Setiap Anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.
  2. Selain mendapatkan Hak Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (1a), Anak Penyandang Disabilitas berhak memperoleh pendidikan luar biasa dan Anak yang memiliki keunggulan berhak mendapatkan pendidikan khusus.

Setelah dibagikan, remaja diajak untuk mendiskusikan tentang:

  • Hak-hak mana yang sudah mereka rasakan selama ini?
  • Apa yang sudah orangtua mereka lakukan untuk memenuhi hak-hak mereka?

Cerita:
Pamong mengapresiasi hasil diskusi dari remaja. Setelah remaja dapat memahami hak-haknya, lalu diajak untuk membaca Matius 2: 13-23.

Kalau pada saat ini para remaja memiliki hak-haknya sebagai anak, termasuk yang sangat vital, maka pada saat itu Yesus pun juga memiliki hak yang sama, yaitu hak untuk hidup. Itulah yang menjadi salah satu alasan Yusuf dan Maria berjuang untuk menyelamatkan bayinya. Cara yang mereka tempuh supaya bayi Yesus dapat hidup adalah dengan membawa Yesus ke Mesir. Semua itu untuk menghindari kekejaman Herodes.

Sebagai orangtua, selain memperjuangkan hak untuk hidup, pastinya Yusuf dan Maria menyelamatkan bayi Yesus dengan perjuangan yang begitu rupa karena sebagai orangtua, mereka sangat sayang kepada anak mereka ini. Mereka pasti juga memikirkan tentang pertumbuhan Yesus ke depan, tentang janji Allah kepada keluarga mereka, tentang tujuan mulia yang akan dijalani oleh Yesus.

Begitulah orangtua pada umumnya, akan melakukan apapun demi anak-anaknya dapat selamat, hidup dengan baik dan selalu merasakan kebahagiaan. Maka cara apapun yang ditempuh oleh orangtua kita untuk kebahagiaan kita, kita harus tetap menghargai itu, bahkan harus berterima kasih atas apa yang sudah mereka perjuangkan untuk kita semua

Aktivitas: Update Status
Mengajak remaja membuat ucapan terima kasih kepada orangtuanya sebagai respon mereka menerima sikap orangtua yang selalu melindungi anak-anaknya. Ucapan itu diposting melalui media sosial yang mereka miliki.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak