Berjalan dalam Terang Pancaran Air Hidup 28 Mei 2021

28 May 2021

Bacaan: Yesaya 2: 1 – 5 | Pujian: KJ. 416: 2
Nats:
“….mari kita berjalan di dalam terang Tuhan.” (Ayat 5b)

Tidak ada seorangpun suka berada dalam kegelapan, apalagi bertahan didalamnya. Kegelapan bisa membuat ketakutan, bisa menyebabkan kecelakaan, bisa juga membahayakan diri sendiri dan orang  lain. Dalam kegelapan orang tidak bisa saling mengenal sehingga kita tidak mengetahui siapa yang sedang berhadapan dengan kita saat itu, entah kawan atau lawan. Kita juga tidak bisa mengetahui apa yang sedang kita hadapi, apa yang ada di sekeliling kita, entah sesuatu yang baik atau justru yang membahayakan. Intinya kegelapan itu sangat tidak menyenangkan dan cenderung dihindari. Dan banyak cara dilakukan manusia agar bisa mendapat terang. Misalnya saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar mengusahakan pasokan listrik ke daerah-daerah terpencil agar semua masyarakat di daerah terpencil juga bisa menikmati terang di malam hari.

Demikian juga dengan kehidupan manusia dalam menjalani kehidupannya di dunia ini. Nats  hari ini berbicara dan mengingatkan tentang betapa pentingnya berjalan dalam terang Tuhan. Karena tanpa terang itu maka dipastikan kita akan hidup dalam kekacauan, dalam kesulitan  dan kegelapan yang kekal. Kita tidak akan mampu berjuang melewati apalagi menang melawan setiap hal yang membahayakan dan menyesatkan dalam hidup ini.

Bagaimana agar kita bisa berjalan dalam  terang Tuhan?

  1. Semakin mendekat pada Tuhan yang adalah terang itu sendiri (Yohanes 8:12; 9:5).
  2. Belajar tentang kebenaran Firman Tuhan dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. (Mazmur 119:105)

Apa dampak setelah kita berjalan dalam terang Tuhan?

  1. Membawa kemuliaan bagi nama Tuhan. ( Matius 5:14-16).
  2. Menjadi berkat bagi semua ciptaan Tuhan. Bukan hanya berbicara tentang hubungan dengan sesama manusia tetapi bahkan meluas sampai kepada sesama ciptaan Tuhan.

Tidak mudah untuk tetap berjalan dalam terang Tuhan, akan selalu ada tantangan dan rintangan, tetapi selama kita mau terus berusaha bangkit saat jatuh dan terus meminta pertolongan Tuhan maka kita akan terus berjalan dalam terangNya. (eS)

“Terang Tuhan menuntun kita hidup dalam kebenaran hari demi hari”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak