Nyanyian Pengajaran

Bacaan : Mazmur 47 : 1 – 10 | Pujian: KJ 240
Nats: “Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran!” [ayat 8]

Nyanyian itu ada bermacam-macam jenis dan isinya. Ada nyanyian Pop, ada Klasik, ada Tradisional, dsb. Tidak semua nyanyian adalah untuk memuji atau memuliakan Tuhan. Karena itu, tidak tepat kalau setiap mengajak jemaat menyanyi selalu mengatakan “Mari kita memuji nama Tuhan…!” Lebih aman dan benar dengan mengatakan “Mari kita menyanyi dari Kidung…!” Sebab, ada nyanyian ungkapan syukur, ada doa permohonan, ada nyanyian doa penyesalan, ada nyanyian kesaksian, ada nyanyian pengakuan, dan ada nyanyian pengajaran. Nyanyian adalah sarana yang sangat baik untuk mengungkapkan isi hati, misi dan ajaran, sebab semuanya disampaikan secara ekspresif (sesuai gejolak hati) dan melodik (indah didengar).

Oleh karena itu, pemazmur dengan sangat mengajak umat untuk bernyanyi dan bermazmur: “Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah!” (ay. 7). Tuhan Allah Sang Raja dan Sang Pencipta semesta pasti sangat menyukai nyanyian atau musik. Sebab, tiada sesuatu pun yang diciptakanNya yang tidak punya atau tidak menimbulkan suara, tanah pun bersuara pada saat bergerak, apalagi burung-burung dan binatang-binatang yang lain. Suara mereka semua begitu indah, menyentuh dan menggetarkan hati. Tuhan Yesus yang naik ke sorga dengan sambutan para bala tentara sorga patutlah diiringi dengan nyanyian-nyanyian kita.

Nyanyian dapat menjadi sarana kesaksian yang sangat baik, lebih-lebih nyanyian pengajaran. Sebab, pengajaran yang disampaikan dengan nyanyian akan sangat menyenangkan, mudah dirasakan dan diingat. Nyanyian pengajaran dapat menyadarkan orang akan kesalahan/ ketidakbaikannya dan menuntunnya kepada pertobatan serta membangkitkan semangat untuk hidup dalam jalan kebenaran Tuhan.

Karena itu, mari kita suka menyanyikan dan mengajarkan nyanyian pengajaran bagi semua orang di mana pun kita berada, lebih-lebih bagi anak-cucu kita. Tetapi kita juga harus memilih waktu, tempat dan cara yang baik untuk menyanyi, supaya nyanyian kita tidak mengganggu orang. [st]

“Nyanyian pengajaran membimbing orang kepada kebenaran.”

 

Bagikan Entri Ini: