Mencobai Tuhan

Bacaan : Keluaran 17 : 1 – 17 | Pujian: KJ 439
Nats: Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan mengatakan: “Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?” [ayat 7]

Kalau ditanyakan kepada kita pernahkah kita mencobai Tuhan, mungkin kita akan menjawab tidak pernah atau malah balik bertanya: mencobai Tuhan itu yang bagaimana, sich? Dari bacaan hari ini, kita bisa belajar apa yang sudah dilakukan bangsa Israel saat mereka di Masa dan Meriba.

Masalah yang dihadapi adalah wajar dan riil yaitu tidak ada air untuk diminum dan saat itu mereka sedang membutuhkan. Yang tidak wajar adalah respon mereka. Bersungut-sungut, menuntut Musa untuk bertanggung jawab menyelesaikan masalah dan mempersalahkannya. Mereka juga menyalahkan Tuhan dengan mengatakan adakah Tuhan di tengah-tengah mereka atau tidak (ayat 7). Bangsa Israel lupa dengan apa yang sudah Tuhan perbuat dalam sepuluh tulah untuk orang Mesir, penyertaan Tuhan dengan tiang api dan tiang awan, menyeberangi laut Teberau, manna dan burung puyuh.

Berada dalam himpitan masalah memang dapat memicu hati dan mulut untuk memperkatakan sesuatu yang negatif tentang Tuhan. Sengaja atau tidak, entah melalui perkataan, entah melalui pikiran, kita pernah meragukan dan tidak memercayai apa yang hendak atau sanggup Tuhan lakukan dalam hidup kita. Kita sudah melupakan kasih dan penyertaan Tuhan dalam hidup kita atau bahkah hal-hal itu kita anggap sebagai sesuatu yang biasa. Kita menuntut suatu tanda tertentu sebagai bukti keberadaan-Nya. Inilah yang dinamai mencobai Tuhan.

Apa yang sedang kita alami saat ini yang begitu menyesakkan dada? Himpitan ekonomi, keluarga, sakit penyakit, jodoh, pekerjaan, anak? Bagaimana sikap kita menghadapi semua ini? Mungkin kita belum sampai menyalahkan Tuhan atau mengkambing hitamkan orang lain. Tetapi mungkin ucapan kita penuh dengan keluh kesah, omelan, sungut, umpatan. Dalam situasi yang terburuk sekalipun mari kita belajar untuk makin memercayai Tuhan.[DYRA]

‘Rasakan berkat-berkat Tuhan dalam kehidupan kita dan berpikirlah bahwa hal terbaiklah yang Tuhan berikan kepada kita!’

 

Bagikan Entri Ini: