Deklarasi GKJW Jemaat Madiun sebagai Gereja Ramah Anak

GKJW Jemaat Madiun pada Sabtu, 6 Agustus 2022 mendeklarasikan diri sebagai Gereja Ramah Anak. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh jemaat se-Majelis Daerah Madiun secara daring.

Anak-anak adalah bagian yang sangat berharga bagi keberlangsungan hidup suatu komunitas. Oleh karena itu, gereja mempunyai peran penting untuk mendampingi tumbuh kembang anak dan melindunginya dari kasus-kasus khusus (misal: kriminal dan trauma). Pendampingan anak sangat luas lingkupnya dan harus dipandang dalam berbagai sudut pandang.

Beberapa narasumber yang terlibat dalam deklrarasi kali ini ialah: Dra. Agnes Adhani, M. Hum. (Relawan PPT Kota Madiun /Wakil Dekan FKIP Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya kampus Kota Madiun), Pdt. Muso Wahyu Bimantara, S,Si (Sekbid Bidang Persekutuan GKJW), Artiantyo Wirjo Utomo, S.Psi, MM ( Ketua Tim Gereja Ramah Anak GKJW, koordinator JPAB Jatim ) serta Pdt. Kristyanti Retno Wahyuni, S.Si, MA

Adapun isi Deklarasi Gereja Ramah Anak Gereja Kristen Jawi Wetan Jemaat Madiun sebagai berikut :

1.Gereja Ramah Anak (GRA) adalah Gereja dengan sistem pelayanan holistik yang menjamin terpenuhi hak-hak anak dan perlindungan anak, baik di lingkungan gereja, lembagalembaga pelayan milik gereja dan lingkungan keluarga.

2.Meningkatkan pelayanan gereja dengan berorientasi pada kepentingan terbaik anak, dan partisipasi anak sesuai tumbuh kembang anak, tanpa kekerasan dan diskriminasi

3.Mewujudkan lingkungan untuk anak beribadah dan berkegiatan yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dan berpartisipasi sesuai dengan tahapan perkembangan anak, serta mendapat perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi agar terbentuk anak yang berkualitas, berkarakter dan sejahtera

4.Mengoptimalkan fungsi gereja sebagai ruang publik yang dikembangkan menjadi tempat anak-anak berkumpul, melakukan kegiatan positif, inovatif, kreatif & rekreatif yang aman dan nyaman serta terhindar dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, termasuk anak berkebutuhan khusus

Gerakan ini kiranya dapat menjadi harapan bagi kita semua untuk menjadikan lingkungan Gereja yang nyaman dan aman serta bisa berperan bagi tumbuh kembang anak-anak menjadi lebih baik.

 

Bagikan Entri Ini: