Pembaca setia PAH yang dikasihi dan mengasihi Tuhan,

SELAMAT  TAHUN BARU  2017!

Di tahun 2016 yang sudah kita akhiri tentunya kita sudah berusaha untuk “Hidup Taat Seperti Kristus” (tema PAH Januari-Maret 2016), walau pun dengan susah payah. Di tahun 2017 diharapkan ada “Sukacita Keselamatan Bagi Yang Taat”. Itulah setidaknya yang menjadi keyakinan kita. Bahkan kiranya sukacita keselamatan buah ketaatan kita itu meluas dialami oleh semua ciptaan Tuhan yang lain.

Kiranya semua renungan PAH edisi I 2017 ini bisa memberikan dorongan dan bimbingan Tuhan kepada pembaca setia PAH untuk tetap bahkan makin taat kepadaNya. Untuk itu, kami berusaha menyajikan renungan sebaik mungkin setiap hari. Namun, jika masih ada kekurangan dan kekeliruan cetakan, kami mohon maaf.

Sekali lagi, kami mengucapkan selamat dan bersukacita di Tahun Baru 2017. Tuhan memberkati kita semua.

Salam,
Dewan Pembinaan Teologi GKJW

Penjaga Sejati

Bacaan : Mazmur 121 | Pujian: KJ 438 Nats: TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.[ayat 5] Intensitas tindak kejahatan, terutama di kota besar saat ini sudah semakin memprihatinkan. Sistem pengamanan konvensional seolah tak […]

Polisi Cepek

Bacaan : Kejadian 4 : 1 – 16 | Pujian: KJ 338 Nats: “Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik?” [ayat 7] Ketika melewati salah satu jalan pertigaan di daerah kami, seorang warga […]

Ngrasakake Kamulyan

Waosan : Ibrani 2 : 10 – 18 | Pamuji : KPK 75 Nats: “Wis samesthiné menawa Gusti Allah, kang nitahaké lan ngrumati samubarang kabèh kagem Panjenengané, uga nyampurnakaké Gusti Yésus srana kasangsaran, supaya Gusti […]

Komitmen dan Konsisten

Bacaan : Mazmur 112 : 1 – 9 | Pujian: KJ 369 Nats: “Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!” [ayat 2] Bagi seorang pengusaha, komitmen dan konsisten adalah dua […]

Panalangsa

Waosan : Jabur (Mazmur) 51 : 1 – 21 | Pamuji : KPK 50 : 1 – 3 Nats: “Margi kawula piyambak sampun ngrumaosi ing panerak kawula, lan kawula tansah ngudi ngawonaken dosa kawula.Enggèn kawula […]
1 2 3 4 5 42