Muda, Beda, Menjadi Berkat

Pertemuan Raya Pemuda Rayon Majapahitan

DSC_8702-A

Pertemuan Raya Pemuda (PRP) Rayon Majapahitan ini merupakan kegiatan pemuda/i GKJW di lingkup  Majelis Daerah Surabaya Timur I, Surabaya Timur II, dan Surabaya Barat. PRP ini berlangsung pada tanggal 16-17 Juli 2016 di GKJW Jemaat Bongsorejo, Jombang dan diikuti sebanyak 497 orang pemuda/i. Tema yang diangkat adalah Muda, Beda, Menjadi Berkat.

Kegiatan PRP ini dipusatkan di lapangan belakang gedung GKJW Jemaat Bongsorejo. Untuk ruang tidur peserta pria, panitia mendirikan tenda-tenda di lapangan tersebut. Sementara para peserta putri menggunakan gedung tua di sekitar gedung gereja sebagai ruang tidur bersama.

Selama dua hari melakukan kegiatan tersebut, panitia telah menyiapkan berbagai ragam acara. Acara hari pertama (16 Juli 2016) dimulai dengan membagi peserta secara acak dalam 24 kelompok. Pembagian kelompok secara acak ini ditujukan agar para peserta dapat bergaul akrab dengan pemuda-pemudi dari lain jemaat.

Selanjutnya acara dibuka dengan Ibadah yang dilayani oleh Pendeta Sri Retno Jatmiko, pendeta GKJW Jemaat Bongsorejo. Dalam Ibadah ini Vokal Grup Nafiri-Rayon Mataraman ( MD Kediri Utara, MD Kediri Selatan I dan II, MD Madiun) ikut serta mempersembahkan puji-pujian.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Pdt. Teguh Setyoadi (sebagai ketua umum panitia sekaligus ketua KPPMD Surabaya Barat) dan Pdt. Indro Sujarwo (sebagai wakil PHMD ST 1, ST 2, SB Mojokerto, SB Jombang).

Acara malam di hari pertama dalam PRP Rayon Majapahitan diisi dengan malam puji-pujian dan talk show. Malam puji-pujian dan talk show tersebut dibuka dengan penampilan seni musik kontemporer pemuda-pemudi GKJW Jemaat Bongsorejo yang menggabungkan instrument musik modern dengan alat musik tradisional.

DSC_8897-A
Para pembicara dalam talk show PRP Majapahitan

Acara talk show dalam PRP ini menarik karena pembicara yaitu Pdt Kristantanto (Krispong), Pdt Gideon (Gide), dan Pdt Eko Adi Kustanto (Totok) dicecar dengan pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan oleh panitia melalui pembawa acara. Pertanyaan yang disampaikan adalah seputar latar belakang terbentuknya Rayon Majapahitan dan alasan diselenggarakan PRP Majapahitan tersebut.

Dari masing-masing pembicara diperoleh jawaban bahwa PRP Majapahitan bertujuan untuk menjembatani para muda GKJW dalam membangun gerakan bersama yang lebih luas. Selain itu, PRP ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan GKJW dan pergerakannya kepada para muda, serta meningkatkan kreatifitas para muda dalam membangun persekutuan di GKJW.

Ditengah talk show tersebut, muncul sebuah kutipan menarik:  “Kita untuk GKJW, GKJW untuk kita.”

Untuk menyemarakkan suasana, di sela-sela acara talk show juga ditampilkan bakat-bakat peserta dari masing-masing kelompok  mulai dari ketrampilan bermusik, seni peran, beatbox dan lain sebagainya.

Hari ke-2 acara PRP (17 Juli 2016) dimulai dengan Ibadah Minggu yang dilayani oleh Pdt Eko Adi Kustanto (Totok) menggunakan liturgi inovatif. Bacaan kotbah yang dipakai sesuai dengan bacaan leksionari GKJW yakni Lukas 10: 38-43. Bacaan ini bercerita tentang Yesus yang singgah di rumah Maria dan Marta. Melalui kisah tersebut, pemuda-pemudi didorong untuk tergerak melayani Tuhan melalui GKJW berdasarkan talenta dan minat  yang mereka miliki. Dalam melakukan pelayanan tersebut dibutuhkan ketulusan hati dan tanggung jawab penuh.

Setelah Ibadah Minggu selesai, acara dilanjutkan dengan outbond. Para peserta diberangkatkan dalam kelompok-kelompok untuk menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 2 Km dengan berbagai macam permainan dan tantangan-tantangan. Dalam salah satu permainan, peserta diminta untuk menuliskan pergumulan dan harapan mereka sebagai pemuda-pemudi GKJW. Tulisan-tulisan tersebut kemudian ditempelkan pada sebuah bangunan berbentuk salib.

Keseluruhan rangkaian acara PRP tersebut berakhir sore hari dan  ditutup dengan Ibadah dengan renungan yang dipimpin oleh Pdt. Ayub Santoso dan doa oleh Sdr. Yosi Adi, ketua Komisi Pembinaan Pemuda dan Mahasiswa Majelis Daerah Surabaya Timur I.

Co Author: Noven Nataniel
Foto: Tim Fotografer PRP Majapahitan